Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wamen ESDM Apresiasi PHE Jambi Merang, Produksi PPC-01 Lampaui Target
Kamis, 1 Januari 2026 17:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), menutup tahun 2025 dengan capaian positif. Sumur PPC-01 di Struktur Padang Pancuran berhasil on stream dengan realisasi produksi melampaui target yang ditetapkan.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah operasi PHE Jambi Merang, Selasa (30/12/2025).
Sumur eksplorasi PPC-01 yang berada di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, merupakan salah satu temuan strategis PHE Jambi Merang.
Setelah memperoleh persetujuan Put on Production (POP) dan Penentuan Status Eksplorasi (PSE) dari SKK Migas pada Maret 2025, sumur ini ditargetkan berproduksi awal sebesar 400 barel minyak per hari (BOPD). Hingga 26 Desember 2025, realisasi produksinya mencapai 451,42 BOPD atau melampaui target awal.
Baca juga : Wamen ESDM Tinjau Migas Jambi, Produksi Minyak Dipatok 1.000 Barel Per Hari
Wamen ESDM Yuliot mengapresiasi kerja keras seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam percepatan produksi tersebut.
“Apa yang kita lakukan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak,” ujar Yuliot.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menambahkan, keberhasilan PPC-01 mencerminkan efektivitas kolaborasi antara pemerintah dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).
“SKK Migas terus mendorong percepatan produksi migas nasional melalui pengawasan intensif dan pendampingan teknis kepada KKKS. Keberhasilan PPC-01 menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid mampu menghasilkan tambahan produksi yang nyata,” kata Djoko.
Baca juga : Akademisi Apresiasi Arahan Presiden Prabowo yang Direalisasikan CEO Danantara
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi Awang Lazuardi menegaskan komitmen PHE dalam meningkatkan produksi migas nasional pada 2026 melalui percepatan sejumlah proyek yang akan on stream di berbagai wilayah kerja.
“Pada 2026, PHE menargetkan on stream sejumlah proyek di PHM, ONWJ, PHR WK Rokan, hingga Astrea. Kami menjalankan dua strategi utama, yakni eksplorasi di sekitar fasilitas produksi yang sudah ada serta eksplorasi frontier. Sumur PPC-01 merupakan contoh keberhasilan eksplorasi yang dekat dengan fasilitas eksisting,” jelas Awang.
Dalam kesempatan tersebut, Awang juga menekankan pentingnya aspek keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitas hulu migas. “Keselamatan harus selalu diutamakan. Setiap pekerja memiliki kewenangan untuk menghentikan aktivitas apabila dinilai tidak aman,” tegasnya.
Ke depan, Struktur Padang Pancuran diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan lifting minyak nasional, sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan ketahanan dan swasembada energi.
Baca juga : Wamen ESDM: Operasional Tambang Martabe Tak Masuk Aliran Longsor
Sebelumnya, PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang (PHE Jambi Merang) merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 1 yang bergerak di sektor hulu migas dengan hasil produksi gas dan kondensat. Wilayah kerjanya mencakup 22 desa di enam kecamatan, tiga kabupaten, dan dua provinsi. Kegiatan operasional utama berada di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya