Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bencana Sumatera Ganggu Sektor Industri
Pemerintah Bakal Percepat Pemulihan IKM Terdampak
Senin, 5 Januari 2026 06:30 WIB
Sebelumnya
Agus menekankan, besarnya dampak tersebut tidak sepenuhnya sebanding dengan ukuran basis industri di wilayah terdampak. Pasalnya, Sumatera berperan strategis sebagai simpul logistik dan pemasok input antara bagi kawasan industri di wilayah lain. Termasuk Pulau Jawa.
“Bencana harus dipahami sebagai supply-side shock yang dampaknya cepat menyebar dan berpotensi menahan pemulihan ekonomi jika tidak ditangani secara terkoordinasi,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Kemenperin juga membahas rencana pemulihan industri kecil pascabencana yang dilaksanakan secara bertahap dan terukur.
Baca juga : OJK Gandeng PPATK Telusuri Transaksi DSI
Pada 2025, fokus diarahkan pada koordinasi, pendataan industri kecil terdampak, serta pemetaan kebutuhan pemulihan dengan progres awal sekitar 20 persen.
Memasuki 2026, program dilanjutkan melalui pemetaan lanjutan, penetapan penerima bantuan, pemberian mesin dan peralatan, serta pemulihan proses produksi pascabencana.
Pendampingan teknis dilakukan melalui penguatan kewirausahaan dan sinergi lintas kementerian/lembaga. Antara lain melalui Instruksi Presiden Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (Inpres PKE), Rencana Aksi Nasional Pascabencana, serta Klinik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bangkit.
Baca juga : Perayaan Di Jakarta Digelar Sederhana, Sampah Malam Tahun Baru Menurun Drastis
Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A. Cahyanto mengatakan, fokus pemulihan mulai dijalankan pada 2026 dengan prioritas Aceh dan Sumatera Barat karena tingkat dampaknya lebih besar.
Selain pemulihan industri terdampak, Kemenperin juga meminta pelaku industri nasional menjaga produksi barang bantuan bencana. Ini dilakukan guna menjamin ketersediaan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 5 Januari 2026 dengan judul "Bencana Sumatera Ganggu Sektor Industri, Pemerintah Bakal Percepat Pemulihan IKM Terdampak"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya