Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KAI Logistik Catat Pengiriman Lebih Dari 3.000 Ton Di Nataru 2026
Selasa, 6 Januari 2026 19:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengelola sebanyak 138.761 koli dengan total volume pengiriman lebih dari 3.000 ton saat momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Melalui layanan pengiriman barang ritel, KAI Logistik sukses menyelenggarakan program Nataru melalui distribusi logistik masyarakat di berbagai wilayah.
“Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 10 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya,” ungkap Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik Aniek Dwi Deviyanti dalam keterangan resmi, Selasa (6/1/2026).
Pada Nataru 2024/2025, volume pengiriman tercatat sebesar 2.789 ton, sementara pada periode Nataru tahun ini meningkat menjadi 3.073 ton.
Peningkatan ini sejalan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Logistik, khususnya layanan ritel yang mengambil peran dalam momen strategis seperti libur panjang akhir tahun.
Baca juga : Program CSR PT IIM Jangkau Lebih dari 12 Ribu Penerima Manfaat Sepanjang 2025
Selama periode layanan Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, peningkatan volume tercatat hingga 40 persen pada masa puncak pengiriman dibandingkan periode hari reguler, sementara pengiriman didominasi oleh paket dan sepeda motor.
“Pengiriman paket tercatat mencapai 1.882 ton, diikuti pengiriman sepeda motor sebesar 1.067 ton,” ujarnya.
Selain itu, KAI Logistik juga mengelola pengiriman hewan sebesar 78 ton, serta berbagai jenis barang lain seperti sepeda, tanaman, barang elektronik, dan dokumen dengan total sekitar 46 ton.
Aniek menjelaskan, peningkatan volume tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat.
“Momentum libur semester mahasiswa serta tingginya pergerakan wisatawan selama periode Nataru,” ujarnya.
Baca juga : ASDP Angkut 3,4 Juta Penumpang Saat Libur Nataru
Menurut Aniek, layanan unggulan ini dimanfaatkan masyarakat untuk mengirimkan berbagai keperluan pribadi, baik ke kampung halaman maupun ke kota tujuan wisata.
Selain faktor tersebut, kebijakan pembatasan bagasi penumpang kereta api juga mendorong pemanfaatan layanan logistik ritel.
Dengan batas maksimal bagasi gratis sebesar 20 kilogram, layanan pengiriman ritel yang ditawarkan KAI Logistik menjadi alternatif pengiriman bagi penumpang yang membawa barang berlebih maupun oleh-oleh sepulang berwisata.
Sementara, dari sisi tujuan, tren pengiriman selama Nataru didominasi ke kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Bandung.
Untuk menjaga kelancaran distribusi ke wilayah-wilayah tersebut, KAI Logistik melakukan berbagai langkah antisipatif pada aspek operasional.
Baca juga : Dapat Becak Listrik Prabowo, Penarik Lansia Grobogan: Lebih Mudah Cari Nafkah
“Di antaranya, kami penambahan kapasitas angkut hingga 20 ton per hari, yang dialokasikan masing-masing 10 ton untuk jalur KA Utara dan jalur KA Tengah pada tanggal tertentu selama periode puncak akhir Desember,” kata Aniek.
Selain penambahan kapasitas, perusahaan juga mengoptimalkan jaringan distribusi melalui penguatan armada trucking, pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX, serta perluasan jangkauan layanan yang kini mencapai 284 titik Service Point.
Ke depan, kata Aniek, KAI Logistik akan terus memperkuat layanan dan berinovasi untuk mendukung distribusi logistik masyarakat.
“Khususnya pada periode dengan permintaan tinggi, sekaligus berkontribusi terhadap sistem logistik nasional yang berkelanjutan,” pungkas Anies.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya