Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wujud Bakti Ke Tanah Kelahiran, Bos HS Bangun Pabrik Di Lampung Timur
Sabtu, 17 Januari 2026 21:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menjadi pengusaha sukses di Yogyakarta tak membuat Muhammad Suryo melupakan tanah kelahirannya. CEO Surya Group itu mewujudkan dharma baktinya dengan membangun pabrik rokok HS seluas dua hektare di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur.
Pabrik yang berdiri di atas lahan sekitar dua hektare itu ditargetkan rampung pada Maret 2026 dan mulai beroperasi pada April. Pada tahap awal, perusahaan menyiapkan kebutuhan tenaga kerja hingga 3.000 orang.
“April nanti sudah mulai perekrutan karyawan. Kebutuhannya sekitar 3.000 orang,” kata Suryo, Sabtu (17/1/2026).
Menurut Suryo, keputusan membangun pabrik di Lampung Timur dilatarbelakangi keinginannya berkontribusi langsung terhadap daerah asal. Ia melihat masih tingginya tingkat pengangguran serta keterbatasan lapangan kerja di wilayah tersebut.
Baca juga : Pupuk Berbenah, Petani Tenang, Pangan Terjaga
“Banyak teman saya dulu harus merantau karena sulit mendapat pekerjaan. Saya ingin mereka bisa bekerja di kampung sendiri,” ujarnya.
HS sebelumnya telah membangun pabrik di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada 2024 dengan 30 tenaga linting. Seiring peningkatan produksi, bisnis rokok HS berkembang pesat dan mendorong ekspansi ke Lampung.
Dari sisi ketenagakerjaan, HS menerapkan pola perekrutan yang inklusif. Perusahaan tidak mensyaratkan ijazah, batas usia, maupun pengalaman kerja bagi calon karyawan.
“Yang paling penting adalah kemauan belajar,” tegas Suryo.
Baca juga : Sebulan Pascabencana Sumatera, Bantuan Pertamina Terus Mengalir
Kebijakan ini, kata dia, berangkat dari pengalamannya merintis usaha dari nol tanpa dukungan modal besar maupun jaringan. Ia menilai banyak masyarakat usia produktif tersingkir dari pasar kerja hanya karena terbentur syarat administratif.
Di Lampung Timur, HS akan memprioritaskan warga sekitar sebagai karyawan, termasuk membuka peluang bagi penyandang disabilitas. Para pekerja akan mendapatkan pelatihan profesional, mulai dari pengolahan tembakau, proses pelintingan, hingga standar mutu produksi rokok.
Selama masa pelatihan, perusahaan memberikan uang saku sebesar Rp300 ribu kepada peserta.
“Ini bukan sekadar ongkos transportasi, tapi bentuk penghargaan sejak hari pertama,” kata Suryo.
Baca juga : Peduli Bencana Sumatera, BUMN Bangun 15.000 Huntara
Ia berharap kehadiran pabrik HS di Lampung Timur dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, sekaligus memperkuat industri berbasis padat karya di daerah.
“Target kami sederhana, membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan pabrik ini menambah daftar investasi Surya Group di sektor industri, melengkapi portofolio bisnis Suryo yang sebelumnya berkembang dari usaha air minum isi ulang, konstruksi, minyak dan gas, properti, hingga transportasi udara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya