Dark/Light Mode

Pidato di WEF 2026

Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akan Kejutkan Dunia

Jumat, 23 Januari 2026 08:19 WIB
Presiden Prabowo Subianto berpidato di pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) 2026, di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Foto: Setpres)
Presiden Prabowo Subianto berpidato di pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) 2026, di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto optimistis bahwa pertumbuhan Indonesia akan mengejutkan dunia. Hal itu didasarkan pada bukti bahwa ekonomi Indonesia masih tetap tangguh di tengah ketidakpastian global.

“Saya yakin pertumbuhan kami, pertumbuhan ekonomi kami, akan secara signifikan mengejutkan banyak pihak di dunia,” ujar Presiden Prabowo, dalam pidatonya di pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) 2026, di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Prabowo mengatakan, saat ini memang dunia tengah menghadapi berbagai gejolak, seperti pengetatan kondisi keuangan, peningkatan tensi perdagangan, dan ketegangan geopolitik. Kendati demikian, ekonomi Indonesia masih terbukti kokoh dalam menghadapi berbagai guncangan tersebut.

Baca juga : Presiden Pidato Di WEF 2026, Prabowonomic Dan MBG Dibawa Ke Panggung Dunia

Sebagai contoh, ia menerangkan bahwa inflasi tahunan Indonesia masih tetap stabil di kisaran 2 persen. Kemudian, Pemerintah juga mampu menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain itu, Indonesia juga mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen dalam satu dekade terakhir. “Dan saya yakin bahwa tahun ini, pertumbuhan (ekonomi) kami akan lebih tinggi,” tuturnya.

Prabowo memastikan, optimisme ini bukan tanpa dasar. Dia menerangkan, beberapa laporan dari lembaga internasional memang mengakui ketangguhan ekonomi Indonesia.

Baca juga : Prabowo di WEF 2026 Davos: Satu Bulan Lagi, MBG Kalahkan McDonald

Ia mencontohkan, International Monetary Fund (IMF) pada November lalu mengatakan bahwa Indonesia merupakan “titik terang” (bright spot) di tengah tingginya ketidakpastian global dan tensi dagang yang kian memanas.

“Lembaga-lembaga internasional tidak memuji kami karena optimisme yang tidak berdasar. Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh,” tambah Prabowo.

Ia melanjutkan, stabilitas ekonomi Indonesia tidak terjadi secara kebetulan. Prabowo mengatakan, ketangguhan itu tercipta karena Indonesia selama ini lebih memilih bersatu dan berkolaborasi dibanding perpecahan. 

Baca juga : Di WEF 2026 Davos, Prabowo Cerita Pengalamannya Tangani Serakahnomics

“Kami, Indonesia, telah dan akan selalu memilih persatuan daripada perpecahan, memilih persahabatan dan kolaborasi daripada konfrontasi, dan selalu memilih persahabatan daripada permusuhan. Kredibilitas kami, yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun, telah dijaga,” pungkas Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.