Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
BPH Migas Dan PGN Pastikan Pasokan Gas Aman Selama Libur Nataru
Selasa, 30 Desember 2025 10:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan monitoring langsung ke sejumlah pelanggan gas bumi serta fasilitas offtake station PGN di Jawa Timur, Jumat (26/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keandalan pasokan gas bumi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kegiatan monitoring dipimpin oleh Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, didampingi Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana, Direktur Teknik dan Operasi Pertagas Agung Indri Pramantyo, serta General Manager PGN Wilayah Operasi/Sales Operation Region (SOR) III Hedi Hedianto beserta jajaran. Sinergi antara regulator dan badan usaha ini menjadi kunci dalam menjaga kontinuitas distribusi gas bumi bagi sektor industri, komersial, hingga rumah tangga.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menegaskan bahwa pasokan gas bumi selama periode Nataru berada dalam kondisi sangat aman tanpa kendala operasional.
“Suplai gas bumi selama perayaan Natal dan Tahun Baru berada dalam kondisi sangat aman dan tidak mengalami gangguan operasional,” ujarnya.
Baca juga : Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Tahun Baru 2026
Menurut Wahyudi, kapasitas pasokan gas saat ini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem distribusi dan pengangkutan gas berjalan normal dan andal, sementara sektor ketenagalistrikan juga tetap beroperasi secara stabil.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Rumah Sakit William Booth Surabaya, yang telah menggunakan gas bumi sejak 1998. Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa selama lebih dari dua dekade pemanfaatan gas bumi, tidak pernah terjadi gangguan pasokan. Selain keandalan, penggunaan gas bumi juga memberikan efisiensi biaya hingga sekitar 53 persen.
Kunjungan juga dilakukan ke PT Indospring Tbk di Gresik, pelanggan sektor industri dengan konsumsi gas sekitar 1,2 juta standar kaki kubik per bulan. Perusahaan tersebut tengah melakukan pengembangan kawasan dan penambahan pabrik baru, yang menegaskan pentingnya pasokan gas bumi yang berkelanjutan dan kompetitif.
Wahyudi menambahkan, kunjungan lapangan ini menjadi penegasan peran seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kontinuitas penyaluran gas bumi.
Baca juga : Kepala BPH Migas Pastikan Stok BBM Aman di Kawasan Wisata Jawa Timur
“Kunjungan ke sektor industri dan rumah sakit ini menegaskan peran regulator, operator pipa transmisi, serta badan usaha niaga dalam memastikan tidak terjadi gangguan penyaluran gas bumi,” katanya.
Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana menyampaikan bahwa PGN telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru sejak November hingga 11 Januari mendatang.
“Menghadapi periode Nataru, PGN melakukan berbagai persiapan melalui pembentukan Satgas,” ujarnya.
Eri menjelaskan, Satgas Nataru menjalankan tiga strategi utama, yakni memastikan keandalan infrastruktur, pemenuhan seluruh kontrak pasok, serta penerapan strategi keandalan (reliability strategy). PGN juga menyiapkan pasokan alternatif melalui beyond pipeline, seperti compressed natural gas (CNG).
Baca juga : BSI Siagakan 348 Kantor Cabang Jelang Akhir Tahun
Sementara itu, General Manager PGN SOR III Hedi Hedianto menyebutkan bahwa realisasi penyaluran gas selama Nataru di wilayah SOR III mencapai sekitar 236–241 BBTUD. Sebagian besar penyaluran gas dialokasikan untuk pembangkit listrik, seperti di Tambak Lorok, Gresik, dan Batang.
Hedi memastikan kesiapan layanan gas bumi di wilayah SOR III berjalan optimal agar seluruh sektor pelanggan tetap aman dan nyaman dalam memanfaatkan gas bumi selama periode libur Nataru.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya