Dark/Light Mode

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Berhasil Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun

Rabu, 28 Januari 2026 16:56 WIB
BRI mendukung program 3 juta rumah berhasil menyalurkan KPR Subsidi Rp 16,16 triliun. (Foto: Dok. BRI)
BRI mendukung program 3 juta rumah berhasil menyalurkan KPR Subsidi Rp 16,16 triliun. (Foto: Dok. BRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam mendukung program perumahan nasional melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS).

Hingga akhir Desember 2025, BRI telah merealisasikan pembiayaan KPRS sebesar Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari komitmen dalam menyediakan akses hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Penyaluran tersebut mencakup beberapa skema pembiayaan, yakni KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp15,74 triliun, KPR Tapera sebesar Rp321,23 miliar, KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB) senilai Rp94,03 miliar, serta Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebesar Rp9,06 miliar.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan, bahwa pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor perumahan.

Baca juga : Bank Mandiri Salurkan KUR Hingga Rp 40,99 Triliun Di 2025

Komitmen ini diwujudkan melalui perluasan akses terhadap pembiayaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan akses hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sebagai bank-nya rakyat, BRI memandang penyaluran KPRS sebagai bagian dari peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Dhanny dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026). 

Dhanny menambahkan, penyaluran KPRS ini merupakan wujud nyata kontribusi BRI dalam mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.

Untuk menjawab tingginya permintaan masyarakat terhadap hunian subsidi, pada Agustus 2025 BRI mendapatkan peningkatan alokasi pembiayaan KPR FLPP dari 17.700 menjadi 25.000 unit.

Baca juga : Cum Date 29 Desember 2025, BBRI Beri Kado Awal Tahun Dividen Interim Rp20,6 Triliun

Alokasi tersebut kembali ditingkatkan menjadi 32.000 unit, dan pada Desember 2025 bertambah lagi menjadi 33.000 unit.

Pada tahun 2026, BRI mendapatkan kuota pembiayaan KPR FLPP sebesar 36.261 unit. Peningkatan ini memperkuat peran BRI dalam mendukung pencapaian Program 3 Juta Rumah serta memperluas ketersediaan hunian yang terjangkau dan layak bagi masyarakat.

Penyaluran KPRS juga selaras dengan fokus BRI dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya pengembangan infrastruktur dan pemerataan ekonomi.

Melalui pembiayaan perumahan, BRI tidak hanya membuka akses terhadap hunian yang layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.

Baca juga : Komitmen TKDN SKK Migas Tembus Rp 388 Triliun

Dampaknya meluas hingga sektor konstruksi, industri bahan bangunan, jasa tukang, logistik, serta pelaku UMKM yang turut bergerak di sekitar kawasan perumahan.

Penyaluran KPRS menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya pada bidang infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami memandang penyaluran KPRS sebagai bagian dari kontribusi BRI dalam mendukung pembangunan nasional. Pembiayaan perumahan tidak hanya memberikan akses terhadap kepemilikan rumah, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi, termasuk mendorong sektor UMKM di sekitarnya," ujar Dhanny. 

Ia menambahkan, BRI akan terus memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.