Dark/Light Mode

Rakernas 2026: PNM Fokus Transformasi Ultra Mikro, Perkuat Sinergi BRI-Pegadaian

Selasa, 3 Februari 2026 21:11 WIB
Foto: PNM.
Foto: PNM.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi ekosistem ultra mikro (UMi) sebagai salah satu fokus utama perusahaan di tahun 2026.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari sinergi Holding UMi bersama BRI dan Pegadaian yang dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PNM 2026 pada 2 Februari 2026.

Transformasi tersebut diarahkan untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan perusahaan sekaligus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat subsisten agar memiliki akses permodalan dan pendampingan usaha yang lebih optimal.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menjelaskan, saat ini PNM telah menjangkau 60.250 desa dan kelurahan dari total sekitar 84.000 desa/kelurahan di Indonesia.

Baca juga : Mendagri: Rakornas 2026 Perkuat Sinergi Pusat–Daerah Dukung Asta Cita

Jaringan layanan tersebut melayani 22,9 juta nasabah yang secara konsisten mengikuti pertemuan mingguan bersama Account Officer (AO).

Dengan skala layanan yang terus membesar, PNM dituntut untuk memperkuat sistem dan kualitas layanan agar misi pemberdayaan dan akses pembiayaan dapat dijalankan secara lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Arief juga menuturkan bahwa setiap tahun PNM menyalurkan dana minimal Rp 1 miliar di setiap desa.

Penyaluran ini memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh keluarga prasejahtera, baik dari sisi peningkatan ekonomi maupun manfaat sosial.

Baca juga : Kilang Balongan Dan Terminal Terintegrasi Perkuat Energi Jabar-Jakarta

Oleh karena itu, PNM terus berkomitmen melakukan transformasi melalui re-modeling proses bisnis demi menciptakan nilai jangka panjang.

Group CEO BRI, Hery Gunardi, yang hadir dalam Rakernas tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap peran dan kinerja PNM dalam menjalankan mandat negara.

“Selama 26 tahun PNM diberikan mandat oleh negara untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat Indonesia khususnya prasejahtera yang berkelanjutan," ujar Hery dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, PNM memiliki potensi besar untuk menjadi lembaga keuangan dengan dampak signifikan bagi masyarakat prasejahtera, terutama jika didukung oleh penguatan digitalisasi, kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

Baca juga : Rakornas 2026 Relevan dan Strategis Perkuat Hubungan Pusat-Daerah

"Digitalisasi dan pertemuan kelompok mingguan perlu untuk terus didorong, dan didukung juga oleh pengembangan SDM yang berkualitas," tambahnya.

Mengusung tagar #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, program pemberdayaan ini merupakan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya bertajuk #CariTauLangkahBaru.

Program tersebut bertujuan memperluas dampak pendampingan sekaligus membina nasabah unggulan agar terus berkembang dan naik kelas secara berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.