Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Forwapera Bedah Peluang Properti 2026, Dorong Sinergi Ekosistem Perumahan Rakyat
Jumat, 6 Februari 2026 08:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) menggelar diskusi bertajuk Peluang dan Tantangan Industri Properti 2026 di The Hub Sinar Mas Land, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Diskusi ini menjadi rangkaian Anugerah Forwapera 2026, ajang apresiasi bagi para pemangku kepentingan sektor perumahan rakyat.
Melalui forum ini, Forwapera menegaskan komitmennya sebagai jembatan informasi, kolaborasi, dan advokasi demi kemajuan sektor perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari backlog perumahan, pembiayaan, hunian vertikal, hingga kepastian regulasi.
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah yang hadir sebagai keynote speaker, menegaskan sektor perumahan merupakan instrumen penting pembangunan nasional. Menurutnya, lebih dari 60 persen penduduk Indonesia berada pada kelompok rentan dan sektor informal, sehingga kebijakan perumahan tak bisa dilepaskan dari kondisi sosial ekonomi.
Baca juga : Menteri PKP Apresiasi Peran BRI Terhadap Keberhasilan Program Perumahan Rakyat
Ia menyebut pemerintah mendorong penanganan backlog melalui RPJMN 2025–2030 dan Program 3 Juta Rumah, dengan pendekatan berbasis wilayah, pengembangan hunian vertikal di kawasan urban, serta penguatan ekosistem pembiayaan dan peran BUMN. "Program tersebut diharapkan berdampak langsung pada pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi," kata Fahri.
Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman Kementerian PKP Kreshnariza Harahap menekankan pentingnya pendekatan kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, hunian vertikal dinilai menjadi solusi strategis, terutama bagi generasi milenial, untuk menekan kawasan kumuh dan mendorong pembangunan yang inklusif.
Dari sisi industri, Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia Hari Ganie menilai sektor properti masih tertekan akibat perlambatan ekonomi dan ketidakpastian regulasi. Penurunan penjualan rumah komersial terjadi meski ada insentif PPN Ditanggung Pemerintah, diperparah oleh isu lahan sawah dilindungi, tanah terlantar, dan revisi RTRW di daerah.
Baca juga : BSN Gerak Cepat Bangun Ekosistem Perumahan di Indonesia
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Property Syariah Himperra Hadiana melihat peluang besar perumahan syariah seiring meningkatnya kesadaran masyarakat. Konsep ini menekankan transaksi bebas riba, akad yang jelas, serta perlindungan hukum konsumen, namun tetap inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, menyampaikan optimisme menghadapi 2026 melalui strategi SIP 350 Ribu (Sinergi, Inovasi, dan Promosi). Selain KPR, BP Tapera juga menyiapkan pembiayaan renovasi dan pembangunan rumah di atas lahan sendiri bagi MBR.
Dari perspektif pengembang, Direktur Utama Pesona Kahuripan Group, Angga Budi Kusuma, menilai tantangan 2026 cukup besar, terutama pada penyaluran KPR subsidi. Ia menilai pengembang rumah tapak mau tak mau harus mulai menggarap hunian vertikal, sembari berharap persoalan perizinan dapat disederhanakan agar penjualan kembali meningkat.
Anugerah Forwapera 2026
Baca juga : UPH Gelar Seminar Nasional 2026 Dorong Peran Keluarga Bagi Persatuan Bangsa
Pada kesempatan yang sama, Forwapera juga memperkenalkan Anugerah Forwapera 2026. Ketua Forwapera Erfendi Eka Putra mengatakan, di usia ke-20 tahun, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kolaborasi seluruh ekosistem perumahan, mulai dari tokoh, asosiasi, pengembang, hingga proyek-proyek terbaik.
Anugerah Forwapera 2026 juga dimaksudkan sebagai dukungan insan pers terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 40 penghargaan diberikan dalam lima kategori, dengan proses seleksi, riset, dan penilaian oleh dewan juri jurnalis senior.
“Forwapera akan terus kritis konstruktif, berimbang, dan membawa solusi dalam mengawal kebijakan perumahan yang berpihak pada rakyat,” tegas Erfendi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya