Dark/Light Mode

Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan Ekspor Gula Aren Organik ke 3 Negara

Jumat, 13 Februari 2026 16:06 WIB
Foto: Astra.
Foto: Astra.

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Desa Sejahtera Astra Temon, Pacitan, Jawa Timur, kembali mencetak capaian global dengan melepas ekspor gula aren organik ke tiga negara. Hal ini memperkuat peran desa sebagai motor ekonomi berbasis komoditas unggulan.

Gula aren organik itu diekspor ke Malaysia, Belanda, dan Australia, Kamis (12/2/2026). Total volume ekspor mencapai lebih dari 11 ton dengan nilai ratusan juta rupiah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan yang dijalankan bersama Temon Agro Lestari sejak 2025.

Program tersebut melibatkan sekitar 400 masyarakat dari lima desa, yakni Temon, Karanggede, Karangrejo, Gondang, dan Ngreco, dalam pengembangan ekonomi berbasis komoditas aren melalui penguatan kapasitas produksi, standar mutu, serta perluasan akses pasar.

Baca juga : Bamsoet Dorong Peningkatan Ekspor Kopi Gayo dan Mandailing ke Rusia

Produk yang dikembangkan meliputi gula aren organik dalam bentuk gula cetak, gula semut, gula cair, dan mini cube. Melalui pendampingan berkelanjutan, mulai dari pelatihan dan pendampingan, penguatan kelembagaan, bantuan sertifikasi mutu, penyediaan sarana dan prasarana produksi, hingga pemasaran melalui pameran dan business matching, program ini mencatat peningkatan pendapatan petani hingga 50–70 persen, dengan 100 persen produk terserap pasar lokal dan global.

Pelepasan ekspor dilakukan oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Tabrani, Direktur Industri Kecil dan Menengah Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian Afrizal Haris.

Hadir juga Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kementerian Perdagangan Bayu Wicaksono Putro dan Asisten Deputi Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Mikro Kementerian UMKM Pristiyanto.

Serta Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti. Turut hadir fasilitator program, local champion, dan petani penderes setempat.

Baca juga : Desa-desa Terisolasi Pasca Musibah Banjir di Aceh Kini Kembali Tersambung

“Kami mengapresiasi komitmen Astra yang secara konsisten mendampingi desa hingga mampu meningkatkan kapasitas usaha dan menembus pasar ekspor. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat untuk mendorong kemandirian ekonomi desa,” ujar Yandri Susanto.

Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyebut ekspor ini sebagai tonggak penting perluasan pasar produk unggulan desa.

“Pendampingan yang konsisten, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan kualitas produk diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Untuk memperkuat daya saing produk, pembinaan dilakukan melalui pelatihan pra-SNI organik, pendampingan penerapan Internal Control System (ICS) Organik, audit Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), serta revitalisasi dapur bersih petani guna memastikan standar mutu dan keamanan pangan sesuai kebutuhan pasar ekspor.

Baca juga : Pendampingan Desa Sejahtera Astra Perkuat Produksi-Kemandirian Batik Singkawang

Rencana ekspor meliputi 10 ton ke Malaysia senilai sekitar Rp400 juta, 1 ton ke Belanda (5.000 kemasan 200 gram) senilai sekitar Rp67,5 juta, serta 500 kilogram ke Australia (2.500 kemasan mini cube 200 gram) senilai sekitar Rp 67,5 juta.

Sejak diluncurkan pada 2018, Program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.280 desa di 35 provinsi.

Sebanyak 548 desa telah menembus pasar ekspor dengan total nilai ekspor mencapai Rp 411 miliar pada periode 2021–2025. Selain itu, Astra juga membina lebih dari 19.000 UMKM melalui Yayasan Astra dan grup bisnis Astra.

Upaya Astra memperluas akses pasar produk unggulan desa dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara inklusif sejalan dengan komitmen “Sejahtera Bersama Bangsa” serta dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.