Dark/Light Mode

LPCK Perkuat ESG, Bantu Polantas Dan Korban Banjir di Bekasi

Senin, 16 Februari 2026 10:57 WIB
Jajaran PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menyerahkan bantuan rompi Polantas kepada Polsek Serang Baru, Sukatani, Bekasi, Senin (16/2/2026).
Jajaran PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menyerahkan bantuan rompi Polantas kepada Polsek Serang Baru, Sukatani, Bekasi, Senin (16/2/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menegaskan komitmennya dalam memperkuat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) di Kabupaten Bekasi. Komitmen itu diwujudkan lewat dukungan kepada aparat keamanan serta bantuan bagi warga terdampak banjir.

Sebagai pengelola kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis, LPCK mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam pengembangan kawasan. Fokusnya bukan sebatas properti, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Deputy COO LPCK Lukas Budi Setiawan mengatakan, ESG menjadi fondasi pertumbuhan perusahaan. Ia memastikan setiap program dirancang memberi dampak langsung bagi lingkungan sosial.

Baca juga : Peran Geopolitik Dalam Mencairkan Kebekuan Birokrasi Negara

“Sebagai pengembang kawasan berskala kota, kami ingin memastikan kehadiran LPCK membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. ESG bukan sekadar komitmen, tetapi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan,” ujar Lukas dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).

Sebagai bagian dari pilar sosial, LPCK menyerahkan bantuan rompi Polisi Lalu Lintas kepada Polsek Serang Baru pada November 2025. Bantuan itu untuk mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan.

Menurut Lukas, dukungan tersebut diharapkan membantu terciptanya kondisi yang aman dan tertib bagi masyarakat. “Kami ingin kawasan berkembang dengan tata kelola yang baik dan lingkungan yang nyaman bagi semua,” katanya.

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Senin (16/2/2026). Dok. LPCK

Baca juga : Percepat Pemulihan Akses, Kapolri Pantau Pembangunan Jembatan Bailey Di Sumbar

Kepedulian sosial juga ditunjukkan saat banjir melanda Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Januari 2026. LPCK menyalurkan bantuan sembako berupa beras, mi instan, telur, ikan kaleng, dan air mineral.

Bantuan disalurkan kepada tujuh desa terdampak, yakni Desa Sukamulya, Sukadarma, Sukahurip, Sukamanah, Banjarsari, Sukaasih, dan Sukarukun. Penyaluran dilakukan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit. Perusahaan akan terus hadir secara responsif terhadap dinamika sosial di wilayah operasional,” tutur Lukas.

Baca juga : Shopee Targetkan 10 Ribu Afiliator Baru dan Lapangan Kerja Baru di 2026

Program tersebut selaras dengan kerangka Lippo untuk Indonesia PASTI yang berlandaskan lima pilar utama, yaitu Pendidikan, Lingkungan, Sejahtera, Kesehatan, dan Ekonomi. Pilar Sejahtera menjadi fokus dalam peningkatan kualitas hidup dan ketahanan sosial masyarakat.

Ke depan, LPCK menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal. Tujuannya membangun kawasan yang aman, inklusif, serta memiliki ketahanan sosial dan lingkungan yang kuat.

Melalui berbagai inisiatif ESG itu, LPCK menargetkan pertumbuhan yang sejalan dengan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Bekasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.