Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PKB Perkuat Konsolidasi Nasional, Bawa Suara Daerah Ke Istana
Kamis, 5 Februari 2026 16:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan urgensi pertemuan jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia dengan Presiden Republik Indonesia sebagai langkah strategis dan substansial dalam memperkuat konsolidasi nasional serta menyampaikan aspirasi daerah secara langsung kepada kepala negara.
Wakil Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany, yang akrab disapa Gus Najmi menyampaikan, pertemuan tersebut memiliki tiga tujuan utama yang krusial bagi penguatan peran politik PKB secara nasional.
“Pertama, kami ingin mengenalkan langsung kepada Presiden seluruh pengurus DPW PKB se-Indonesia yang baru saja dilantik, dari ujung Sumatera hingga Papua. Ini penting sebagai bentuk konsolidasi nasional dan penguatan komunikasi langsung antara struktur partai dan kepala negara,” ujar Gus Najmi usai pertemuan jajaran pimpinan PKB dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Baca juga : TP3C Papua: Jangan Emosional, Pemekaran Wajib Berbasis Aturan
Kedua, PKB menegaskan soliditas struktural dan politiknya dalam mendukung program-program strategis Presiden Prabowo Subianto.
Dukungan tersebut, menurut Gus Najmi, tidak bersifat simbolik semata, melainkan diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan.
“Dukungan PKB kepada Presiden berbasis kerja konkret melalui jaringan PKB di seluruh daerah, yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegasnya.
Baca juga : Perjuangan Membangun Lumbung Pangan Nasional di Rawa Wanam
Ketiga, pertemuan ini dimanfaatkan untuk menyampaikan secara langsung aspirasi, dinamika, dan kondisi riil yang dihadapi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini dinilai penting agar kebijakan nasional benar-benar berangkat dari realitas rakyat di akar rumput.
Gus Najmi menambahkan, dialog yang berlangsung berjalan secara terbuka dan konstruktif. Presiden, kata dia, menunjukkan keterbukaan dan perhatian serius terhadap masukan dari daerah.
“Presiden menegaskan bahwa nadi PKB adalah nadi rakyat kecil dan kelompok rentan. Karena itu, diskusi yang terjadi sangat representatif dan membumi,” tutup Gus Najmi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya