Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Distribusi BBM Kalimantan Barat Aman Meski Terkendala Alur Sungai
Rabu, 18 Februari 2026 16:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fathul Nugroho memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat tetap berjalan aman dan terkendali.
Kepastian tersebut disampaikan meski terdapat penyesuaian operasional di Fuel Terminal Sanggau dan Fuel Terminal Sintang.
“Terkait dengan distribusi BBM untuk Kalimantan Barat ini ada sedikit gangguan akibat pendangkalan alur Sungai Kapuas dan debit airnya yang turun, sehingga kapal tanker BBM kandas, terutama di Fuel Terminal Sanggau dan Sintang. Mudah-mudahan dari hasil diskusi dan paparan dari Pertamina Patra Niaga sudah disiapkan skema alternative dan emergency suplainya bisa berjalan dengan baik,” ujar Fathul di Integrated Terminal Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah skema teknis telah dibahas untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, antara lain pemanfaatan tongkang terapung (floating barge) sebagai jetty sementara, sehingga proses bongkar muat dapat dilakukan langsung dari kapal tanker ke mobil tangki.
PT Pertamina Patra Niaga juga diminta menyusun tenggat waktu yang terukur agar masa transisi berlangsung singkat.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga IT Pontianak Perkuat Distribusi BBM di Kalimantan Barat
“Tentunya ini perlu dipersiapkan solusi yang lebih permanen. Pertamina Patra Niaga perlu membuat timeline alternatif suplai sementara ini untuk berapa lama, dan solusi permanennya kapan akan dilaksanakan,” katanya.
Fathul menambahkan, upaya tersebut menjadi bagian dari penataan infrastruktur hilir minyak dan gas bumi agar lebih adaptif terhadap perkembangan wilayah, demografi, serta perubahan kondisi alam.
Sejumlah fasilitas yang telah beroperasi puluhan tahun dipersiapkan untuk direvitalisasi guna memperkuat ketahanan energi nasional.
“Memang beberapa FT kita ini dibangun sekitar tahun 1970-1980, artinya sudah cukup tua. Ada beberapa yang sudah direvitalisasi, terutama milik Pertamina, ke depannya Pertamina, khususnya PPN dapat mempersiapkan road-map revitalisasi dan pembangunan baru,” harapnya.
Ia juga mengapresiasi kinerja Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin dalam menjaga pasokan energi di wilayah tersebut.
Baca juga : Mentan: Stok Beras Aman, Capai 6 Juta Ton dalam 3 Bulan
“Ucapan terima kasih atas kerja keras perwira Pertamina regional Kalimantan dan Kalimantan Barat ini, pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Di lokasi yang sama, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Laode Sulaeman menyampaikan, pemerintah memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengatasi tantangan distribusi BBM, termasuk dengan Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah.
“Jadi, ini nanti akan kami segera siasati, dan kami tindaklanjuti koordinasi lintas sektor. Sehingga, ke depannya ini menjadi solusi juga buat permasalahan seperti ini,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menegaskan bahwa penyediaan dan pendistribusian BBM merupakan tugas yang tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun, termasuk menjelang pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri.
“Kami monitor terus ketersediannya (BBM), dari stok nasional, kemudian distribusi sampai ke wilayah-wilayah di ujung,” ucapnya.
Baca juga : PTPN I Inisiasi Ramadan Bersinergi dengan Tebar Donasi
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BPH Migas juga meninjau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kabupaten Sanggau. Fathul berdialog langsung dengan masyarakat dan memastikan pelayanan berjalan normal.
“Saat ini saya berada di SPBU Kabupaten Sanggau, terlihat masyarakat membeli BBM kondisi normal, bisa mengisi BBM jenis Pertalite, solar, dan juga Jenis BBM Umum jenis Pertamax dan Dexlite,” urainya.
Fathul menambahkan, sekitar 740 unit mobil tangki disiagakan untuk menyuplai seluruh wilayah Kalimantan dan seluruh armada tersebut dalam kondisi prima.
“Pemerintah bekerja keras untuk memastikan suplai dan juga stok BBM aman dan lancar untuk masyarakat secara khususnya di Provinsi Kalimantan Barat,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya