Dark/Light Mode

Mentan: Stok Beras Aman, Capai 6 Juta Ton dalam 3 Bulan

Sabtu, 14 Februari 2026 13:05 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat memberikan keterangan di forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Dok. Tim Media Presiden)
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat memberikan keterangan di forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Dok. Tim Media Presiden)

RM.id  Rakyat Merdeka - Stok beras Indonesia pada awal 2026 ini sangat aman dan mencukupi. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Bulog per Februari 2026 tercatat sebesar 3,3 juta ton.

Hal ini merupakan buah dari keberhasilan pemerintah mencapai swasembada pangan. Produksi beras nasional pada 2025 menembus 34,71 juta ton sehingga Indonesia tak perlu lagi impor beras.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan, produksi beras masih terus meningkat. Stok beras bakal makin melimpah ruah.

Baca juga : Kementan Pastikan Harga Bawang Merah Aman Hadapi Puasa Dan Lebaran

Menurut perhitungannya, dalam 3 bulan ke depan stok beras Bulog bisa menyentuh 6 juta ton. Padahal kapasitas gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia hanya 3 juta ton.

"Kemungkinan 3 bulan ke depan (stok CBP di Bulog) 6 juta ton, sedangkan kapasitas gudang hanya 3 juta ton," ujar Amran dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Di akhir Februari ini saja, kata Amran, stok beras yang disimpan Bulog bisa bertambah jadi 3,94 juta ton.

Baca juga : Pemerintah Pacu Pertumbuhan Ekonomi Capai 6 Persen di 2026

"Sekarang ini, bulan ini kemungkinan 3,94 juta ton," ujarnya.

Sekarang Bulog sudah menyewa tambahan gudang dengan kapasitas 1 juta ton. Melonjaknya produksi beras nasional membuat kapasitas gudang Bulog tak lagi memadai. Bulog pun perlu menyewa lebih banyak gudang lagi karena stok beras bakal mencapai 6 juta ton.

"Kita (Bulog) sudah sewa gudang 1 juta (ton) kapasitas, tetapi produksi beras kita meningkat tajam. Ini mungkin butuh dana tambahan (untuk menyewa gudang lagi)," ucap Amran.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.