Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Memasuki Bulan Ramadan, Stok Daging Aman
Mendag Telusuri Pasar Yang Kerek Harga Ayam
Kamis, 19 Februari 2026 06:30 WIB
Sebelumnya
Selain daging ayam, harga telur ayam ras rata-rata nasional mencapai Rp 30.570 per kg. Di sejumlah daerah, harga bahkan lebih rendah, seperti Sukoharjo sekitar Rp 28.000 per kg dan Palembang Rp 29.000 per kg.
Busan juga menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memicu kenaikan harga ayam. Menurutnya, kepastian permintaan dari program tersebut justru membuat produksi lebih terukur.
“Kalau dulu harga naik turun karena permintaannya naik turun. Justru sekarang ketika permintaan itu grafiknya naik, ada kepastian. Produksi mengikuti permintaan, sehingga harga cenderung stabil,” ungkapnya.
Baca juga : Ayo Perbaiki Jalan Secara Permanen, Bukan Ditambal
Budi meminta publik melihat kondisi harga secara menyeluruh dan tidak mengaitkan fluktuasi lokal dengan program Pemerintah.
“Apakah terus tiba-tiba harga melonjak karena Makan Bergizi Gratis? Kan tidak, semua harga juga bagus,” katanya.
Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Singgih Januratmoko memastikan kondisi produksi ayam di tingkat peternak aman.
Baca juga : Vinicius Dikatain Monyet, Mourinho Diusir Wasit, Benfica Panas Ditekuk Madrid
“Produksi ayam hidup tetap berjalan seperti biasa dan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Tidak ada kendala di kandang yang berpotensi menyebabkan kelangkaan,” ujar Singgih dalam keterangan resmi, Jumat (13/2/2026).
Dengan kondisi tersebut, pihaknya menegaskan, tidak ada faktor kekurangan pasokan dari sisi hulu yang dapat memicu lonjakan harga, meski isu kenaikan harga daging ayam kembali mencuat menjelang Ramadan. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 19 Februari 2026 dengan judul "Memasuki Bulan Ramadan, Stok Daging Aman, Mendag Telusuri Pasar Yang Kerek Harga Ayam"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya