Dark/Light Mode

Pertamina Jaga Pasokan Dan Kualitas Avtur Di AFT Halim

Kamis, 26 Februari 2026 19:57 WIB
Foto: Pertamina
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) memastikan keamanan pasokan dan kualitas bahan bakar penerbangan (avtur) melalui kesiapan operasional Aviation Fuel Terminal (AFT), termasuk di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menjelang periode Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan kunjungan pimpinan redaksi media massa ke AFT Halim Perdanakusuma pada Rabu (25/2/2026) merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik terkait upaya perusahaan menjaga pasokan energi, khususnya sektor aviasi.

“Untuk keamanan pasokan pada momen Ramadan dan Idul Fitri, kami memastikan kondisi stok avtur dalam posisi aman. Bahkan sebelum periode Satgas Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina mulai melakukan build-up stok atau peningkatan ketersediaan pasokan agar seluruh kebutuhan dapat terpenuhi,” ujar Arya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Ia menambahkan, kualitas avtur dijaga melalui proses pengawasan berlapis, mulai dari kilang pengolahan hingga sebelum pengisian ke pesawat udara.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Bagikan THR E-Voucher Rp 150 Juta Lewat MyPertamina

“Pemeriksaan dilakukan sejak dari kilang pengolahan Pertamina, saat penerimaan di Aviation Fuel Terminal, selama masa penyimpanan, hingga sebelum pengisian ke pesawat. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai standar internasional untuk memastikan kualitas avtur tetap prima,” katanya.

Aviation Fuel Terminal Manager Halim Perdanakusuma Irine Yuliana menjelaskan, tahapan pengendalian mutu (quality control) diawali dengan Visual Appearance Check atau clear & bright test untuk memastikan avtur bebas dari partikel padat dan air tersuspensi.

Selain itu, dilakukan pengujian menggunakan Chemical Water Detector (CWD) guna mendeteksi kandungan air dalam avtur. Tahapan berikutnya adalah pemeriksaan density untuk mendeteksi kemungkinan kontaminasi fraksi lain serta membrane test guna memastikan tidak ada kontaminan padat pada produk.

Tahap akhir adalah uji conductivity unit untuk memastikan bahan bakar tidak mudah menghantarkan listrik secara berlebihan, sehingga aman saat proses pengisian.“Pertamina selalu melaksanakan quality control secara ketat untuk menjaga kualitas produk yang digunakan konsumen,” ujar Irine.

Baca juga : Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Jelang Mudik Lebaran

Sementara itu, VP Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga Yosep Iswadi mengatakan AFT Halim merupakan salah satu dari 75 Aviation Fuel Terminal yang dikelola Pertamina secara nasional.

“Halim adalah AFT terbesar kedua di Jawa Bagian Barat dan terbesar keenam secara nasional. Selain melayani penerbangan komersial, kami juga memenuhi kebutuhan khusus seperti TNI Angkatan Udara dan VVIP, dengan porsi layanan khusus lebih dari 30 persen,” kata Yosep.

AFT Halim menjadi titik suplai utama maskapai di Bandara Halim Perdanakusuma. Fasilitas ini memiliki empat tangki penyimpanan avtur berkapasitas total hingga 8.000 kiloliter (KL) serta tujuh unit mobil refueler untuk mendukung operasional pengisian bahan bakar pesawat.

Sebagai perusahaan energi yang berkomitmen pada transisi energi, Pertamina mendukung target Net Zero Emission 2060 dan mendorong program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya tersebut dijalankan melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi perusahaan.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Hadirkan Promo Senin Hemat dan BOOM untuk Ojol

Dengan kesiapan infrastruktur dan pengawasan kualitas berlapis, Pertamina memastikan setiap pesawat yang lepas landas dari Halim Perdanakusuma didukung pasokan avtur yang aman dan terjaga mutunya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.