Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bukber APLI Bersama Wikinara Indonesia, Bamsoet Dukung Wikinara Go Public
Sabtu, 7 Maret 2026 20:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wikinara Indonesia, perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), menggelar buka puasa bersama (bukber), di Jakarta, Sabtu malam (7/3/2026). Acara dihadiri Anggota DPR/Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bambang Soesatyo (Bamsoet), para pendiri Wikinara Indonesia antara lain Dewi Bamsoet, Ina Rachman, dr. Oky Pratama, Putra Siregar, serta para leader Wikinara dari seluruh Indonesia.
Bamsoet menilai, bukber ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas jaringan usaha sekaligus menandai kesiapan perusahaan dalam memperluas skala bisnis, termasuk rencana strategis Wikinara Indonesia melantai di bursa atau go public.
Menurutnya, di tengah pertumbuhan ekonomi digital serta semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap model bisnis pemasaran langsung, langkah korporasi untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan transparansi bisnis dinilai sebagai strategi penting untuk memperluas ekspansi usaha sekaligus meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata publik dan investor.
Baca juga : Kapolri Ajak Buruh Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 2045
“Rencana Wikinara untuk melangkah ke pasar modal patut diapresiasi karena menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas bisnis. Go public merupakan langkah besar yang menuntut kesiapan manajemen, sistem keuangan yang sehat, serta kepercayaan publik yang kuat,” ujar Bamsoet.
Ketua DPR ke-20 dan Ketua MPR ke-15 ini menjelaskan, rencana Wikinara go public mencerminkan semakin matangnya industri penjualan langsung di Indonesia. Selama ini sektor tersebut sering dipersepsikan secara keliru karena adanya praktik skema piramida yang merusak reputasi industri.
Padahal, kata Bamsoet, perusahaan yang tergabung dalam APLI memiliki standar operasional serta kode etik ketat yang memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai regulasi pemerintah dan menjunjung tinggi perlindungan konsumen. Perusahaan anggota APLI memiliki komitmen kuat terhadap praktik bisnis yang etis dan transparan.
Baca juga : Ketua DEN: Perjanjian Dagang Indonesia-AS Strategis Di Tengah Dinamika Global
"Langkah Wikinara menuju pasar modal dapat menjadi contoh bahwa industri penjualan langsung mampu berkembang secara profesional dan memenuhi standar tata kelola perusahaan modern,” kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menilai, apabila rencana go public tersebut terealisasi, Wikinara berpotensi menjadi salah satu perusahaan penjualan langsung nasional yang mampu memperkuat posisi Indonesia dalam industri direct selling di kawasan Asia Tenggara. Dengan tata kelola yang baik, transparansi laporan keuangan, serta jaringan pemasaran yang kuat, perusahaan nasional memiliki peluang besar untuk berkembang lebih luas di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kewirausahaan berbasis komunitas.
Dia menambahkan, langkah menuju pasar modal harus dibarengi dengan penguatan literasi bisnis bagi para mitra usaha, peningkatan kualitas produk, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. "Dengan kombinasi tersebut, industri penjualan langsung nasional dapat tumbuh lebih sehat, berdaya saing, dan memberi kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya