Dark/Light Mode

Perkuat Infrastruktur Gas, PGN Siapkan CAPEX 353 Juta Dolar AS Di 2026

Senin, 9 Maret 2026 17:44 WIB
Foto: PGN
Foto: PGN

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/CAPEX) sebesar 353 juta dolar AS pada 2026 untuk memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi terintegrasi sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto mengatakan nilai belanja modal tersebut meningkat sekitar 14 persen dibandingkan realisasi 2025 dan difokuskan pada penguatan operasional, konsolidasi portofolio bisnis, serta ekspansi usaha bernilai tambah secara selektif.

“Arah strategis PGN pada tahun 2026 difokuskan pada penguatan operasional, konsolidasi portofolio bisnis, serta ekspansi bisnis bernilai tambah secara selektif. Seluruhnya diimbangi dengan strategi keuangan yang disiplin serta komitmen terhadap aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE),” ujar Arief dalam keterangan di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Sebagai Subholding Gas dari Pertamina, PGN menargetkan penguatan infrastruktur guna memperluas pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi yang lebih bersih dan efisien bagi masyarakat maupun industri.

Baca juga : Perkuat Infrastruktur Energi, PLN Enjiniring Raih 2 Penghargaan ITAY 2026

Perusahaan mengalokasikan sekitar 219 juta dolar AS dari total CAPEX untuk pengembangan infrastruktur transmisi dan distribusi gas, baik melalui jaringan pipa (pipeline) maupun infrastruktur beyond pipeline seperti Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG).

Beberapa proyek prioritas pada 2026 meliputi peningkatan sambungan pelanggan (customer attachment), perluasan jaringan gas rumah tangga di wilayah Sumatera dan Jawa, pembangunan pipa Tegal–Cilacap, perpanjangan pipa Sei Mangkei, serta pengembangan terminal regasifikasi di Jawa Timur.

Selain itu, PGN juga melanjutkan pengembangan bisnis rendah karbon sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang, termasuk inisiatif biomethane.

Di sisi hulu, perusahaan mengalokasikan CAPEX sekitar 134 juta dolar AS untuk mengoptimalkan kinerja eksplorasi serta peningkatan produksi minyak dan gas.

Baca juga : Perkuat Struktur Di Kabupaten Dan Kota, PKB Sulsel Petakan Calon Pimpinan DPC

Program utama mencakup kegiatan pengeboran di Wilayah Kerja (WK) Pangkah, Ketapang, dan Fasken, perpanjangan kontrak kerja sama di WK Pangkah, serta pelaksanaan survei dan pemrosesan seismik tiga dimensi.

Arief menambahkan penguatan aspek keselamatan dan keberlanjutan juga menjadi fokus perusahaan, termasuk penerapan standar HSSE dengan target zero accident dalam operasional.

“Untuk komitmen keberlanjutan, kami menargetkan pengurangan emisi sebesar 35.000 ton CO2 ekuivalen,” katanya.

Menurut dia, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika industri energi global yang semakin fluktuatif.

Baca juga : Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan, FIFGROUP Lanjutkan Hajatan Cabang di 2026

Melalui penguatan sinergi dengan berbagai pihak, PGN optimistis dapat menjaga transparansi, meningkatkan daya saing, serta mempertahankan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah perubahan pasar energi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.