Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Krakatau Steel Luncurkan KRAS Reborn, Target Pendapatan Rp 26,88 Triliun
Rabu, 11 Maret 2026 08:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk resmi meluncurkan kerangka transformasi bertajuk KRAS Reborn sebagai strategi memperkuat fondasi organisasi, sekaligus menavigasi dinamika industri baja global.
Melalui inisiatif ini, perseroan menargetkan pendapatan konsolidasi sebesar 1,6 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 26,88 triliun (kurs Rp 16.800 per dolar AS) pada 2026.
Peluncuran strategi tersebut menandai fase baru perjalanan transformasi korporasi, dari pendekatan bertahan menghadapi tekanan industri menuju akselerasi pertumbuhan berbasis ketangguhan organisasi, kelincahan bisnis, serta standar kualitas global.
Di tengah lanskap industri baja yang diwarnai volatilitas pasar dan disrupsi teknologi, perusahaan menempatkan penguatan mentalitas serta energi kolektif sumber daya manusia sebagai pilar utama pembaruan kinerja.
Baca juga : BINA Lebaran 2026 Libatkan 400 Mal, Targetkan Transaksi Rp 53,38 Triliun
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Akbar Djohan menegaskan, inisiatif tersebut merupakan momentum penting kebangkitan perusahaan.
“Kita harus menyadari bahwa Krakatau Steel tidak pernah kehilangan kekuatannya, hari ini kita sedang membangkitkan kesadaran kolektif atas kapabilitas besar yang selama ini terpendam. Melalui KRAS REBORN, kita secara resmi meninggalkan pola pikir bertahan dan mulai melangkah dengan mentalitas juara yang berlandaskan pada kolaborasi tanpa batas serta standar kualitas kelas dunia,” ujar Akbar dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Menurut dia, strategi KRAS Reborn dibangun melalui arsitektur transformasi yang menekankan sinergi antara resilient mindset dan execution excellence.
Pendekatan tersebut diarahkan untuk membentuk talenta berbasis orientasi bisnis yang adaptif terhadap perubahan serta mampu mengakselerasi pencapaian indikator kinerja utama secara terukur dan akuntabel.
Baca juga : Jumlah Mandiri Agen Tumbuh 12 Persen Capai Nilai Transaksi Hingga Rp 3,5 Triliun
Transformasi juga mendorong inovasi sebagai mesin penggerak pertumbuhan berkelanjutan. Penguatan budaya kerja menjadi bagian integral dari agenda strategis yang dikukuhkan dalam forum “Strategi Navigasi Transformasi: Dari Survival Mode Menuju Reborn” pada 26–27 Februari 2026 di Cilegon, Banten.
Dalam forum tersebut, Direktur Sumber Daya Manusia Krakatau Steel Suryantoro Waluyo menekankan bahwa esensi pembaruan organisasi terletak pada penyelarasan budaya, ketangguhan mental, serta optimalisasi kinerja berbasis sasaran terukur.
“Fokus utamanya bukan sekadar peningkatan kompetensi teknis, melainkan penyelarasan aspek budaya kerja, ketangguhan mental, dan optimalisasi kinerja berbasis target yang terukur untuk memastikan setiap individu di dalam perusahaan bergerak sebagai mitra bisnis strategis yang berkontribusi langsung pada pendapatan perusahaan melalui pengaktifan Sense of Awareness, Sense of Belonging, dan Sense of Urgency,” kata Suryantoro.
Dengan visi menjadi kebanggaan nasional berstandar global, Krakatau Steel menekankan kolaborasi lintas entitas antara induk usaha dan anak perusahaan guna memperkuat profitabilitas serta efisiensi operasional.
Baca juga : SPC Luncurkan Soundbar Vomic, Soundbar Karaoke dengan Mic Wireless
Didirikan pada 31 Agustus 1970, Krakatau Steel merupakan produsen baja terintegrasi yang juga mengembangkan bisnis kawasan industri, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, energi pembangkit listrik, serta berbagai ventura bersama dengan mitra internasional.
Melalui KRAS Reborn, perseroan menegaskan komitmen memperkuat tata kelola, transparansi, pengembangan sumber daya manusia, serta optimalisasi lini bisnis hilir dan infrastruktur sebagai fondasi keberlanjutan jangka panjang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya