Dark/Light Mode

PLN Cek SPKLU Surabaya–Banyuwangi, Pastikan Mudik Pakai Mobil Listrik Aman

Jumat, 13 Maret 2026 09:56 WIB
Foto: PLN
Foto: PLN

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di jalur utama Jawa Timur menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto bersama jajaran Direktorat Retail dan Niaga melakukan pengecekan langsung Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang koridor Surabaya hingga Banyuwangi.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas pengisian kendaraan listrik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh, khususnya menuju Bali.

Di setiap titik SPKLU yang disinggahi, Adi Priyanto juga menyempatkan diri menyapa pelanggan yang sedang mengisi daya kendaraan listrik, berdialog dengan mereka, serta memberikan semangat kepada petugas PLN yang berjaga.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur Ahmad Mustaqir mengatakan, wilayah Jawa Timur memiliki peran penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Pulau Jawa.

Ia menyebutkan hingga saat ini PLN UID Jawa Timur telah menyiapkan ratusan fasilitas pengisian kendaraan listrik di berbagai titik strategis.

Baca juga : PLN Cek Kesiapan SPKLU Jalur Surabaya–Bali Jelang Mudik Lebaran 2026

“Di Jawa Timur saat ini sudah tersedia sekitar 297 unit SPKLU di 158 lokasi, termasuk di sepanjang jalur Trans Jawa yang menjadi rute utama perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Selain menyediakan fasilitas pengisian daya, PLN juga terus mengembangkan konsep SPKLU Center yang dilengkapi dengan area istirahat bagi pengguna kendaraan listrik.

“Pengguna kendaraan listrik yang sedang melakukan pengisian bisa beristirahat sejenak sambil menikmati fasilitas yang tersedia sehingga pengalaman pengisian menjadi lebih nyaman,” katanya.

Perjalanan pengecekan dimulai dari SPKLU Center UP3 Surabaya Selatan, salah satu fasilitas pengisian kendaraan listrik yang menjadi bagian dari pengembangan SPKLU Center PLN.

Selanjutnya rombongan melanjutkan pengecekan ke SPKLU Rest Area Travoy 792A Gempol–Pasuruan yang menjadi titik strategis bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan jarak jauh.

Di lokasi tersebut, Adi Priyanto meninjau langsung fasilitas pengisian serta memastikan kesiapan petugas yang berjaga selama periode mudik Lebaran. PLN juga menyiapkan sistem siaga dengan petugas yang bekerja dalam beberapa shift agar layanan SPKLU tetap beroperasi selama 24 jam.

Baca juga : BRI Siapkan 175 Bus Gratis Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar dan Aman

Pengecekan kemudian berlanjut ke SPKLU ULP Situbondo. Di lokasi tersebut, Adi Priyanto berdialog dengan salah satu pengguna kendaraan listrik bernama Yoga yang sedang melakukan pengisian daya sebelum melanjutkan perjalanan.

Yoga mengaku telah menggunakan kendaraan listrik selama lebih dari satu tahun dan merasakan manfaat dari sisi efisiensi biaya operasional. “Kalau dibandingkan dengan mobil konvensional, kendaraan listrik ini jauh lebih irit,” ujarnya.

Menurut dia, perkembangan infrastruktur pengisian kendaraan listrik juga semakin baik dibandingkan beberapa tahun lalu. “Dulu kendalanya memang jumlah charger masih terbatas, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Di banyak tempat istirahat sudah ada,” kata Yoga.

Adi Priyanto mengatakan masukan dari pelanggan menjadi hal penting bagi PLN dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik ke depan.

Ia juga menilai standar pelayanan di berbagai titik SPKLU di Jawa Timur telah berjalan dengan baik, dengan petugas yang disiagakan selama 24 jam untuk membantu pelanggan.

Perjalanan pengecekan berakhir di SPKLU Grand Watu Dodol Banyuwangi yang menjadi titik penting bagi pengguna kendaraan listrik sebelum menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang.

Baca juga : PLN EPI Bangun Pipa Gas Natuna–Pemping, Perkuat Pasokan Listrik Batam

Di lokasi tersebut, Adi Priyanto kembali berdialog dengan sejumlah pelanggan yang sedang melakukan pengisian daya kendaraan listrik. “Saya bangga melihat anak-anak muda yang sudah menggunakan kendaraan listrik karena peduli terhadap lingkungan,” ujar Adi.

PLN juga mendirikan Posko Siaga Layanan SPKLU Ramadan dan Idul Fitri 2026 di kawasan tersebut untuk mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik yang singgah di Banyuwangi.

Posko ini berada di samping fasilitas SPKLU dengan fast charging berkapasitas 30 kW dan dilengkapi ruang ber-AC, sofa untuk beristirahat, serta dapur sederhana bagi pengguna yang ingin menyiapkan minuman atau makanan ringan sambil menunggu proses pengisian daya.

Petugas PLN akan berjaga selama 24 jam dalam tiga shift guna memastikan layanan tetap berjalan lancar selama periode mudik Lebaran.

Adi Priyanto menegaskan PLN berkomitmen memastikan perjalanan pengguna kendaraan listrik menuju kampung halaman dapat berlangsung aman dan nyaman.

Melalui kesiapan infrastruktur SPKLU di jalur strategis serta dukungan petugas di lapangan, PLN berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan kendaraan listrik tanpa khawatir terkait ketersediaan fasilitas pengisian daya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.