Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik
Manfaatkan Penerapan WFA & Diskon Tarif Tol
Rabu, 25 Maret 2026 06:35 WIB
Sebelumnya
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, pada periode 13-21 Maret 2026 (H-7 hingga H1), jumlah pergerakan penumpang di 37 bandara kelolaannya secara kumulatif tercatat 4,41 juta penumpang, naik 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4,25 juta penumpang.
Menurut Pahlevi, jumlah penumpang tertinggi ada pada puncak arus mudik 18 Maret 2026 (H-2) mencapai 568.964 penumpang.
Sementara pada Hari Raya Idul Fitri, atau 21 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat 397.670 penumpang. Selain itu, peningkatan juga terjadi pada pergerakan pesawat, di mana pada 13-21 Maret 2026 terdapat 33.099 penerbangan atau mengalami kenaikan hingga 6 persen dibandingkan periode sebelumnya sebanyak 31.240 penerbangan.
Ia memastikan, peningkatan jumlah penumpang pesawat dan penerbangan ini dapat dikelola dengan baik oleh seluruh bandara.
Baca juga : Bantuan Pangan Digeber, Daya Beli Rakyat Dijaga
Pihaknya memastikan arus mudik berjalan baik. Dia bersyukur, aspek operasional dan pelayanan pada periode arus mudik secara umum dapat terjaga, berkat rencana operasi yang matang, dukungan seluruh pihak.
“Serta kolaborasi di antara stakeholders bandara,” terang Pahlevi dalam siaran pers, Senin (23/3/2026).
Pahlevi mengungkapkan, salah satu bentuk kolaborasi yang dijalankan adalah bandara dapat melakukan optimalisasi slot time atau ketersediaan waktu take off dan landing untuk mengakomodir permintaan perjalanan udara masyarakat pada peak season Angkutan Lebaran.
Optimalisasi slot time ini turut didukung tingginya realisasi operasional penerbangan tambahan (extra flight), di mana sepanjang 13-21 Maret 2026, pihaknya menerima permintaan sekitar 2.500 extra flight dari maskapai.
Baca juga : Ngadu Nasib, Tak Cukup Hanya Bermodal Nekat
“Dari total permintaan tersebut, jumlah yang direalisasikan sekitar 2.000 extra flight, atau sekitar 80 persen dari permintaan yang ada,” beber Pahlevi.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Yossianis Marciano menyampaikan, sejak akhir pekan, arus kendaraan bergerak stabil tanpa lonjakan antrean signifikan.
Hal ini ditopang oleh pengaturan operasional yang adaptif, kesiapan armada, serta orkestrasi layanan yang terkoordinasi lintas stakeholder, sehingga layanan di kedua sisi pelabuhan tetap berlangsung lancar, tertib dan berada dalam kendali optimal.
Ia pun mengingatkan, masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan waktu perjalanan. Terlebih, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Kamis (26/3/2026) hingga Sabtu (28/3/2026).
Baca juga : Garuda, Siap Tempur Di FIFA Series
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak, sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi antrean,” tutur Yossianis dalam rilisnya, Senin (23/3/2026). [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya