Dark/Light Mode

Ibu Irma, Inspirasi Pemberdayaan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

Rabu, 25 Maret 2026 19:34 WIB
Foto: PNM.
Foto: PNM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Keterbatasan fisik kerap dianggap sebagai hambatan. Namun tidak bagi Ibu Irma, nasabah PNM Mekaar di Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Sebagai penyandang disabilitas, ia membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan dorongan untuk tetap produktif dan berdampak bagi lingkungan.

Komitmen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam memberdayakan perempuan prasejahtera tanpa diskriminasi memberikan ruang bagi Ibu Irma untuk mengembangkan potensi sekaligus membagikan semangat kepada sesama penyandang disabilitas di sekitarnya.

Baca juga : Pemerintah Imbau Pengusaha Logistik Patuhi Pembatasan Arus Balik Lebaran

Perjalanan yang ditempuh Ibu Irma tidak mudah. Namun, ia terus menunjukkan keteguhan dan semangat untuk mandiri.

“Walaupun banyak keterbatasan, kita harus tetap kuat dan bisa seperti yang lain. Jangan mengharapkan belas kasihan, harus semangat, bisa berjualan, mandiri, dan tidak bergantung. Jangan diam di rumah dan kehilangan kepercayaan diri. Kita harus saling menolong dan punya keinginan kuat. Kita buktikan bahwa kita bisa, walaupun sering dikucilkan,” ujar Ibu Irma, Rabu (25/3/2026). 

Upaya pemberdayaan yang dilakukan Ibu Irma dirasakan langsung oleh komunitas di sekitarnya. Salah satunya Ibu Iis, yang mengaku mendapat manfaat tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara emosional.

Baca juga : Cerita Bahagia Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026

“Saya sangat bahagia bisa diperhatikan oleh Bu Irma, sehingga saya merasa lebih berarti,” ujar Iis.

Hal ini menunjukkan bahwa dampak pendampingan yang dilakukan Ibu Irma tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga memberikan dukungan psikososial bagi penyandang disabilitas di lingkungannya.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan, langkah Ibu Irma merupakan cerminan komitmen PNM dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga : Gandeng Pendopo, KAI Hadirkan Inspirasi Mudik Stylish Lewat Wastra Nusantara

“Langkah pemberdayaan yang dicontohkan oleh Ibu Irma menjadi bukti komitmen PNM dalam membuka akses yang setara bagi perempuan prasejahtera untuk berkembang, peduli terhadap sesama, serta menginspirasi komunitasnya,” ujar Dodot.

Ia menambahkan, pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pendampingan usaha, pelatihan, dan akses pembiayaan merupakan bagian dari strategi PNM untuk memastikan setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Kisah Ibu Irma menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga mampu menciptakan manfaat sosial yang lebih luas, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.