Dark/Light Mode

Purbaya Kembali Guyur Perbankan Rp 100 Triliun

Persaingan Bank Berebut Dana, Kini Tak Lagi Keras

Sabtu, 28 Maret 2026 06:35 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: M Qori Haliana/rm.id)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: M Qori Haliana/rm.id)

 Sebelumnya 
Selanjutnya, para anggota Dewan Komisioner membacakan sumpah jabatan sesuai agama masing-masing. 

Adapun ADK OJK yang dilantik, yaitu Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi, Wakil Ketua Dewan Komisioner Hernawan Bekti Sasongko, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Dicky Kartikoyono, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Adi Budiarso, Anggota Dewan Komisioner ex-officio Kementerian Keuangan Juda Agung, Anggota Dewan Komisioner ex-officio Bank Indonesia (B) Thomas AM Djiwandono.

Friderica menegaskan, salah satu prioritasnya adalah menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia. 

Baca juga : Filipina Subsidi BBM, Korsel Minta Warga Hemat Mandi

“Kami yakin dengan teamwork yang solid di ADK OJK, Insya Allah bisa membawa sektor jasa keuangan kita untuk semakin maju ke depan, dan menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia,” ucap Kiki sapaan Friderica. 

Selanjutnya, OJK berkomitmen mengembalikan kepercayaan publik ke sektor jasa keuangan, khususnya pasar modal. 

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pasar modal Indonesia terguncang dan menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok usai terbitnya pengumuman dari Morgan Stanely Capital International (MSCI). 

Baca juga : Pram: ASN Yang Bolos, Siap-siap Kena Sanksi

“Termasuk memulihkan kepercayaan publik menjadi agenda prioritas kami, terutama dari sisi pasar modal dan juga sektor yang lain,” tuturnya. 

Kemudian, OJK akan terus melakukan pengawasan secara terintegrasi. Selanjutnya, upaya pendalaman pasar demi menambah kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Tak hanya mengandalkan sektor perbankan, sektor-sektor lain juga diharapkan dapat menjadi mesin pertumbuhan. 

“Karena itu sejalan dengan upaya mengembangkan sektor keuangan, perlindungan terhadap konsumen dan masyarakat tetap menjadi prioritas,” terang Kiki. 

Baca juga : Selangkah Lagi Ikut Piala Dunia, Tonali Gendong Italia

Penegakan hukum juga akan lebih digalakkan oleh OJK. OJK siap berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak, sehingga diharapkan tidak ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi. 

Senada, harapan juga diberikan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti. Dia menuturkan, dengan lengkapnya jajaran ADK OJK, koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) diharapkan kembali berjalan normal. 

“Semoga hal ini terus menjadi positif. Mereka kan sudah langsung full (jabatan),” ucap Kepala Ekonom Bank Mandiri itu. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.