Dark/Light Mode

Arus Balik Lancar, 651 Ribu Lebih Penumpang & 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa

Sabtu, 28 Maret 2026 19:27 WIB
(kiri ke kanan) Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Dirut ASDP Heru Widodo dan Menteri Perhubungan Duddy Purwagandhi saat meninjau kelancaran arus balik mudik Lebaran 2026. (Foto: Dok. ASDP)
(kiri ke kanan) Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Dirut ASDP Heru Widodo dan Menteri Perhubungan Duddy Purwagandhi saat meninjau kelancaran arus balik mudik Lebaran 2026. (Foto: Dok. ASDP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Arus balik Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren yang semakin terkendali, dengan mayoritas pemudik telah kembali ke Pulau Jawa.

Secara akumulatif, hingga H+6, tercatat 651.195 penumpang atau sekitar 72 persen telah kembali ke Jawa dari total 898.864 orang yang berangkat saat arus mudik (H-10 s/d H+6).

Sementara itu, jumlah kendaraan yang telah kembali mencapai 169.385 unit atau sekitar 71 persen dari total 239.920 unit kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada periode mudik.

Capaian ini mencerminkan pengelolaan arus balik yang berjalan efektif, didukung koordinasi lintas sektor yang solid dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI, TNI, Pemerintah Daerah, media massa ,seluruh stakeholder dan mitra strategis di lapangan yang telah menjaga dan mendukung kelancaran operasional tetap optimal sepanjang periode mudik dan arus balik.

Baca juga : BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay di Lebih dari 19 Ribu Jaringan ATM

Tidak lupa, kepada seluruh penumpang penyeberangan yang telah patuh untuk menghindari perjalanan saat puncak arus mudik dan balik.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, bahwa meskipun terjadi peningkatan trafik pada arus balik, layanan tetap terjaga dalam kondisi prima.

“Arus balik memang meningkat, namun layanan tetap berjalan lancar dan merata. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh stakeholder yang memastikan mudik aman dan Lebaran tetap nyaman,” ujar Heru dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini berada dalam kondisi terkendali. Berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk delaying system, diterapkan secara adaptif dengan indikator situasi hijau, kuning, hingga merah.

“Secara umum arus balik masih dalam kategori hijau atau lancar. Kami juga menyiapkan skenario alternatif apabila terjadi antrean panjang,” ujar Listyo.

Baca juga : Arus Balik Lebaran, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali dari Sumatera ke Jawa

Ia menambahkan, khusus untuk lintasan Jawa–Bali, arus balik juga terdistribusi dengan baik. Tercatat sekitar 51 persen pemudik dengan total 267.968 penumpang dan 83.357 kendaraan telah kembali dari Bali ke Jawa, sementara 49 persen lainnya masih akan melakukan perjalanan balik dalam beberapa hari ke depan, sehingga menjadi perhatian bersama dalam pengaturan distribusi trafik ke depan.

Senada, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk masyarakat yang telah disiplin mengikuti arahan petugas.

"Baik arus mudik maupun balik tahun ini berjalan dengan baik. Dari Bakauheni, masih tersisa sekitar 30 persen pemudik. Seluruh skema telah disiapkan, mulai dari buffer zone, delaying system, hingga kapal tambahan, sehingga kepadatan dapat diurai dalam dua hari ke depan,” ujarnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni per 28 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB, total penumpang dari Sumatera ke Jawa pada H-10 hingga H+6 mencapai 1.085.745 orang atau naik 2,1 persen dibandingkan tahun lalu.

Total kendaraan tercatat 259.776 unit, naik 4 persen dari tahun sebelumnya. Sebaliknya, pergerakan dari Jawa ke Sumatera tercatat 1.241.356 penumpang atau naik 2,5 persen dengan total kendaraan mencapai 314.209 unit atau tumbuh 6,7 persen.

Baca juga : Arus Balik Lebaran Lancar, 1,4 Juta Kendaraan Belum Kembali Ke Jakarta

Selama periode ini, ASDP mengoperasikan 28–33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni, menerapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) saat lonjakan, serta menyiagakan 1.926 personel gabungan di Merak dan Bakauheni untuk memastikan layanan tetap terkendali.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan, bahwa penerapan kebijakan stimulus seperti diskon tarif dan single tarif terbukti efektif dalam mendistribusikan trafik secara lebih merata.

“Kami juga mengapresiasi masyarakat yang telah tertib membeli tiket melalui Ferizy, datang sesuai jadwal, dan mengisi data dengan benar, sehingga mendukung kelancaran layanan secara keseluruhan,” ujarnya.

Dengan masih adanya sekitar 28 persen pemudik yang akan kembali, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan kesiapan penuh tetap terjaga.

"Koordinasi yang solid dan langkah antisipatif yang adaptif menjadi kunci untuk menjaga arus balik tetap lancar hingga periode layanan berakhir," pungkas Windy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.