Dark/Light Mode

Cuaca Ekstrem di Bandara Soekarno-Hatta, 12 Penerbangan Terpaksa Dialihkan

Senin, 6 April 2026 19:34 WIB
Ilustrasi Bandara Soekarno Hatta, Tangeran, Banten.. (Foto: Fazry/RM.id)
Ilustrasi Bandara Soekarno Hatta, Tangeran, Banten.. (Foto: Fazry/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hujan lebat berintensitas tinggi yang disertai potensi windshear terjadi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (6/4/2026) siang.

Kondisi cuaca tersebut berdampak pada sejumlah pergerakan penerbangan, khususnya saat fase pendaratan.

PT Angkasa Pura Indonesia mencatat, berdasarkan data Airport Operation Control Center (AOCC), sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain, 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go around, serta satu penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA).

Baca juga : Lestari Moerdijat: Mekanisme Perlindungan Perempuan Harus terus Disempurnakan

Manajemen bandara menyatakan keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.

Koordinasi intensif dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif.

Di sisi fasilitas, seluruh area sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi normal tanpa simpanan yang mengganggu pergerakan pesawat.

Baca juga : Intip Kisah Sukses Desa Banyuanyar Lewat Pemberdayaan Desa BRILiaN

Cuaca ekstrem juga sempat menyebabkan gangguan di satu titik atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3.

“Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan penangkapan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan. Saat area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar,” ujar Yudis Tiawan.

Pihak bandara menambahkan, personel melakukan pengawasan selama 24 jam terhadap seluruh fasilitas, termasuk infrastruktur bangunan.

Baca juga : OJK Pastikan Fundamental Perbankan Tetap Solid Di Tengah Tekanan Global

Jika terdapat potensi gangguan, area sekitar akan disterilisasi dari penumpang dan pekerja untuk meminimalkan dampak.

Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa diimbau untuk memasukkan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.