Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Kelancaran Mudik, DPR Minta Penambahan Dermaga Di Pelabuhan Merak
Sabtu, 14 Maret 2026 21:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPR Bambang Haryo Soekartono meminta pemerintah menambah jumlah dermaga di Pelabuhan Merak guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Penambahan fasilitas sandar kapal dinilai penting agar layanan penyeberangan Merak–Bakauheni dapat berjalan lebih optimal.
Bambang menilai, keterbatasan jumlah dermaga di Pelabuhan Merak akan menjadi persoalan serius dalam kelancaran arus penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni di musim arus mudik lebaran. Meski jumlah kapal yang tersedia terus bertambah, sebagian besar justru tidak dapat dioperasikan karena minimnya fasilitas sandar.
Karena itu, Bambang meminta Pemerintah segera menambah jumlah dermaga di Pelabuhan Merak guna mengatasi keterbatasan kapasitas angkut pelayanan penyeberangan.
Saat ini terdapat sekitar 72 kapal yang disiapkan untuk melayani lintasan Merak–Bakauheni. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 28 kapal yang dapat beroperasi secara optimal karena keterbatasan dermaga.
Baca juga : Kapolri Dan Panglima TNI Naik Heli Pantau Arus Mudik Di Pelabuhan Merak
BHS sapaan akrabnya mengatakan, situasi ini sudah bertahun tahun menyebabkan kemacetan parah di lintasan Merak-Bakauheuni pada saat musim libur Lebaran dan Tahun Baru. Antrean kendaraan logistik dan penumpang sangat panjang.
"Dari total 72 kapal yang tersedia, yang bisa beroperasi hanya 28 kapal di tujuh dermaga. Satu dermaga hanya bisa melayani sekitar empat kapal. Artinya ada sekitar 44 kapal atau 60 persen lebih kapal tidak dapat dioperasikan. Padahal kapal dalam keadaan siap dan layak beroperasi," ujarnya.
Kondisi tersebut dinilai menjadi masalah serius, dan masyarakat selalu dikorbankan harus mengantre akibat kebijakan Pemerintah yang tidak segera menyelesaikan permasalahan dengan melakukan pembangunan dermaga baru tersebut.
Apalagi dengan adanya kelancaran jalan tol yang mengakibatkan kelancaran dan tentu peningkatan jumlah kendaraan baik logistik maupun penumpang yang menuju ke penyebrangan Merak Bakauheni, serta saat musim mudik dan liburan panjang. Pada saat permintaan meningkat kapasitas angkut pelayanan justru tidak dapat dimaksimalkan.
Baca juga : Teheran Ajukan Syarat Perdamaian Dalam Perang Lawan AS Dan Israel
“Pada saat peak season masyarakat membutuhkan angkutan, tetapi kapal tidak bisa dioperasikan karena keterbatasan dermaga,” kata BHS.
Ia menegaskan, solusi paling mendesak adalah menambah jumlah dermaga di Pelabuhan Merak. Dari yang saat ini berjumlah tujuh dermaga, pemerintah diminta segera menambah setidaknya tiga dermaga baru dalam waktu dekat.
Dengan penambahan tersebut, kapasitas sandar kapal dapat meningkat signifikan. Dengan memanfaatkan kapal yang saat ini dibiarkan tidak difungsikan. Tiga dermaga tambahan diperkirakan mampu menampung sekitar 12 kapal tambahan untuk beroperasi secara bersamaan.
“Kalau ditambah tiga dermaga, kita bisa menampung sekitar 12 kapal tambahan. Itu sudah sama dengan bertambah sekitar 50 persen dari total kapasitas angkut Dari total kapasitas angkut terpasang yang tersedia. Sehingga antrian kendaraan yang akan menggunakan kapal penyebrangan akan jauh lebih lancar,” ujarnya.
Baca juga : Mie Sedaap Hadirkan Kehangatan Ramadan di Puluhan Masjid di Indonesia
Ia juga mengingatkan bahwa kebutuhan angkutan penyeberangan saat ini terus meningkat di lintasan Merak Bakauheni terutama untuk transportasi logistik, transportasi publik dan penumpang. Dimana transportasi logistik di lintasan tersebut naik setiap tahunnya mencapai 10-12 persen per tahun.
Menurutnya, jika penambahan infrastruktur tidak segera dilakukan, maka dalam beberapa tahun ke depan kapasitas angkutan penyebrangan di Merak Bakauheni dikhawatirkan tidak lagi mampu menampung lonjakan kendaraan maupun distribusi logistik di lintasan tersebut. Dan bila kongesti ini terjadi kemacetan akan meresahkan publik dan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional
Harusnya Pemerintah tidak menambah jumlah kapal, yang malah akhirnya bisa menambah deretan kapal kapal yang tidak bisa dioperasikan atau menambah deretan kapal yang hanya untuk off makin panjang. Kalau ingin menambah kapasitas angkut harusnya pemerintah segera melakukan penambahan dermaga.
“Karena itu, penambahan infrastruktur dermaga menjadi langkah penting agar kapasitas layanan penyeberangan dapat mengantisipasi peningkatan jumlah kendaraan dalam tahun tahun ke depan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya