Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Transformasi Digital Topang Kinerja Moncer
Top, Laba Bersih BTN Tumbuh Double Digit
Jumat, 17 April 2026 06:35 WIB
Sebelumnya
Dia merinci, sektor perumahan merupakan sektor padat modal yang membutuhkan tenaga kerja lokal, dari pengembang hingga tukang.
Kemudian, untuk membangun rumah, 90 persen bahan bakunya berasal dari produk lokal. Selain itu, dari setiap rumah yang terjual, ada pendapatan negara berupa pajak.
Dari sektor perumahan nasional, imbuh Nixon, bisa membuka peluang pekerjaan terhadap 12,5 juta orang di seluruh sektor terkait.
“Setiap tambahan capital injection sebesar Rp 1 triliun di industri ini akan menambah keterlibatan tenaga kerja sebanyak 8 ribu orang,” jelas Nixon.
Baca juga : Menperin: Industri TPT Tetap Menjadi ‘Sunrise’
Dia menegaskan, kinerja positif ini tidak terlepas dari dukungan Danantara Indonesia dan Badan Pengaturan (BP) BUMN yang terus mendorong BTN dalam menjalankan tujuan mulia perusahaan, sebagai motor penggerak pembiayaan perumahan nasional.
“Sekaligus tetap memberikan kinerja yang optimal dan berkelanjutan bagi para shareholders,” ucapnya.
Dihubungi terpisah, Analis Samuel Sekuritas Brandon Boedhiman menilai, BTN tetap konsisten mempertahankan target pertumbuhan kredit hingga 10,3 persen yoy pada kuartal I-2026, dengan penyaluran KPR subsidi naik 7,7 persen yoy.
“Dengan capaian tersebut, BTN tetap menjadi bank BUMN yang memegang peran utama dalam pembiayaan perumahan,” kata Brandon kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Dewan Ingatkan Potensi Kampanye Terselubung
Terlebih, BTN juga telah menyalurkan KPR hingga 6 juta unit sejak 1976 hingga awal April 2026 atau senilai Rp 530 triliun.
Brandon juga memproyeksi, penyaluran kredit BTN tetap tumbuh di kisaran 8-10 persen pada 2026.
“Diharapkan, BTN tetap tumbuh dengan ditopang prinsip kehati-hatian dan perhitungan yang cermat atas kebutuhan di pasar, serta dinamika ekonomi baik di dalam dan luar negeri,” imbaunya.
Transaksi Digital
Di kuartal pertama tahun ini, pengguna bale by BTN melonjak sebesar 67,5 persen yoy menjadi 4 juta pengguna dari 2,4 juta pengguna di kuartal I-2026.
Baca juga : Bayern Pede Jungkalkan PSG
Peningkatan jumlah pengguna tersebut diikuti pertumbuhan positif rata-rata saldo tabungan, jumlah, dan nilai transaksi yang masing-masing melesat sebesar 18 persen yoy, 8,1 persen yoy, dan 48,2 persen yoy per kuartal I-2026.
Menurut Nixon, salah satu penopang utama peningkatan signifikan tersebut, yakni acara BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026.
BTN JAKIM menjadi salah satu pendongkrak peningkatan signifikan untuk transaksi dan pengguna bale. Sebagai consumer bank, BTN menyadari perlu terus menghadirkan berbagai kemudahan transaksi perbankan untuk mendukung berbagai aktivitas gaya hidup masyarakat, termasuk olahraga.
“Tahun ini, kami optimis membidik jumlah pengguna bale naik menjadi 5 juta,” yakin Nixon. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya