Dark/Light Mode

Kemenperin Dukung Produk Hasil Binaan Naik Kelas

Batik Dan Kain Ihram IKM Pasok Perlengkapan Haji

Senin, 20 April 2026 06:30 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (Foto: Dokumentasi Kementerian Perindustrian)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (Foto: Dokumentasi Kementerian Perindustrian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong penguatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu naik kelas dan berperan aktif dalam rantai pasok nasional. Salah satu capaian ditunjukkan melalui keterlibatan IKM binaan Kemenperin dalam memasok perlengkapan haji tahun 2026.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, keterlibatan IKM dalam penyediaan perlengkapan haji merupakan bagian dari strategi Pemerintah memperkuat industri dalam negeri, sekaligus mengoptimalkan potensi pasar domestik.

“Pemerintah terus berupaya agar kebutuhan dalam negeri, termasuk untuk penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, dapat dipenuhi oleh produk industri nasional. Ini momentum penting untuk meningkatkan daya saing IKM, sekaligus memperluas akses pasar mereka,” kata Agus seperti dikutip, Minggu (19/4/2026).

Menurut dia, potensi ekonomi dari ekosistem haji dan umrah sangat besar dan perlu dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku industri nasional.

Baca juga : Penumpang KRL Berjubel, Sama Seperti Hari Biasa

Dengan jumlah populasi Muslim Indonesia yang besar dan kuota haji yang terus meningkat, peluang pasar ini mampu memberikan nilai tambah bagi industri dalam negeri.

Dalam rangka memperluas penetrasi pasar, Kemenperin juga mendorong partisipasi IKM dalam ajang promosi. Salah satunya melalui Expo UMKM Haji dan Umrah yang digelar di Medan pada April 2026.

Agus menambahkan, Pemerintah akan terus memperkuat ekosistem pembinaan IKM secara terintegrasi. Mulai dari peningkatan kapasitas produksi, sertifikasi, hingga akses pasar.

“Kami optimistis, melalui sinergi antara Pemerintah, pelaku industri dan stakeholder terkait, keterlibatan IKM dalam rantai pasok haji dan umrah akan terus meningkat dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” jelasnya.

Baca juga : MU Bungkam London Biru

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengatakan, pihaknya aktif memfasilitasi akses pasar dan kemitraan berkelanjutan bagi IKM. Hasilnya, sebanyak 12 IKM binaan berhasil menjadi pemasok perlengkapan haji tahun 2026.

Capaian tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan business matching sektor industri pangan dan barang gunaan (barang non pangan-red) dengan pelaku usaha, serta ekosistem haji dan umrah yang diselenggarakan pada Desember 2025.

“Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku IKM dengan berbagai off taker. Termasuk perusahaan travel haji dan umrah, agregator, serta perbankan syariah,” ujar Reni.

Dari kegiatan tersebut, empat IKM binaan berhasil menembus pasar sebagai pemasok perlengkapan haji.

Baca juga : Piala Thomas Dan Uber 2026, Skuad Garuda Geber Latihan Empat Jam

“Produk IKM binaan kami, mulai dari batik, mukena, hingga kain ihram, telah menjadi bagian dari perlengkapan resmi jemaah haji Indonesia,” ujarnya. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 20 April 2026 dengan judul "Kemenperin Dukung Produk Hasil Binaan Naik Kelas Batik Dan Kain Ihram IKM Pasok Perlengkapan Haji"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.