Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kalbe Analytics Expo 2026 Dorong Rantai Pasok Tangguh Berbasis Data
Selasa, 21 April 2026 18:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) menggelar Kalbe Analytics Expo 2026 (KAE 2026) sebagai upaya mendorong optimalisasi pemanfaatan data dalam membangun rantai pasokan yang tangguh dan adaptif.
Mengusung tema “The Resilient Chain: Optimizing the Flow from Production to Delivery Through Data”, pameran ini berlangsung di Jakarta Design Center, Selasa (21/4/2026).
Tema tersebut mencerminkan kebutuhan dunia bisnis akan akurasi data dalam mengelola rantai pasokan di tengah dinamika global.
KAE 2026 menghadirkan perspektif dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, distribusi, logistik, hingga praktisi data dan teknologi.
Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Sie Djohan, menegaskan bahwa data menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem distribusi yang efisien dan terintegrasi.
Baca juga : Kartini 2026: Nurul Arifin Dorong RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Domestik
“Data adalah kunci membangun rantai pasokan yang tangguh dan adaptif di tengah perubahan pasar global. Dengan data yang akurat, setiap proses dari produksi hingga distribusi dapat berjalan efisien dan tepat waktu,” ujar Djohan.
Menurutnya, KAE 2026 merupakan wujud komitmen Kalbe dalam mendorong pengembangan teknologi dan analisis data sebagai fondasi data-driven decision making.
Pendekatan ini dinilai penting dalam mendukung transformasi bisnis dan pengambilan keputusan strategis. Ia juga mengutip riset McKinsey & Company yang menyebut perusahaan berbasis data memiliki peluang 23 kali lebih besar dalam memperoleh pelanggan dan 19 kali lebih besar dalam meningkatkan profit.
"Data yang jelas dan akurat sangat penting untuk mendorong inovasi. Kami berharap berbagai best practice yang dibagikan dalam KAE 2026 dapat menciptakan sistem rantai pasokan yang terintegrasi, transparan, dan mampu memitigasi risiko,” tambahnya.
Sejumlah pembicara utama turut hadir dalam acara ini, antara lain Fadli Hamsani (Telkomsel dan Ketua Dewan Transformasi Digital Industri/WANTRII), Dr. Danang Cahyono (Chief Operating Officer SIRCLO), serta Dr. Berty Argiyantari (CEO MOSTRANS).
Baca juga : wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
Fadli Hamsani menekankan pentingnya pemanfaatan data real-time untuk mitigasi risiko dalam operasional.
“Dengan data real-time, kita dapat beralih dari pola reaktif menjadi sistem peringatan dini yang mampu memprediksi dan mengurangi hambatan sebelum terjadi,” jelasnya.
Sementara itu, Danang Cahyono menyoroti peran data sebagai penghubung utama dalam rantai pasokan.
“Data ibarat sistem saraf yang menghubungkan produksi, pergudangan, hingga pengiriman. Tanpa integrasi data, operasional menjadi rentan terhadap gangguan,” ujarnya.
Senada, Berty Argiyantari menambahkan bahwa optimalisasi data secara end-to-end mampu meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus menjaga stabilitas operasional.
Baca juga : Asbanda Dorong BPD Naik Kelas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
“Dengan analisis prediktif, potensi hambatan dapat diantisipasi lebih awal sehingga alur distribusi tetap lancar,” katanya.
Selain sesi utama, KAE 2026 juga menghadirkan mini stage yang diisi para praktisi untuk berbagi wawasan terkait integrasi sistem, pemanfaatan data, serta strategi keberlanjutan bisnis.
Kalbe Analytics Expo merupakan agenda tahunan yang digagas oleh Kalbe Corporate Data Management. Pada 2024, KAE mengusung tema “Unlocking Insights, Unveiling Possibilities”, sementara pada 2025 mengangkat tema “Next-Gen Analysis”.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya