Dark/Light Mode

PDC Dorong Penguatan Compliance System untuk Jaga Keberlanjutan Bisnis

Rabu, 22 April 2026 05:30 WIB
PT Patra Drilling Contractor memperkuat tata kelola lewat workshop ISO 37301 untuk meningkatkan kepatuhan dan mitigasi risiko bisnis perusahaan.
PT Patra Drilling Contractor memperkuat tata kelola lewat workshop ISO 37301 untuk meningkatkan kepatuhan dan mitigasi risiko bisnis perusahaan.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) melalui Workshop Compliance Management System (CMS) berbasis ISO 37301 yang digelar pada (8/4) di PDC Tower.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai dengan ketentuan hukum, regulasi, standar industri, serta kebijakan internal perusahaan.

Workshop difokuskan pada penyusunan Compliance Risk Assessment (CRA) dan Compliance Risk Register (CRR) sebagai fondasi dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko ketidakpatuhan secara sistematis di seluruh lini operasional.

Baca juga : MIND ID Perkuat Program Keberlanjutan Di Seluruh Wilayah Operasi

Corporate Secretary PDC, Ani Aryani, menegaskan bahwa implementasi ISO 37301 merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Ini adalah langkah konkret agar kinerja bisnis berjalan seiring dengan prinsip kepatuhan dan tata kelola yang baik. Kami berkomitmen membangun budaya kepatuhan di seluruh lini organisasi,” ujarnya.

Pelaksanaan workshop melibatkan fungsi Corporate Secretary dan Supply Chain Management (SCM) sebagai pionir implementasi CMS di PDC, dengan dukungan fungsi Quality Management dan Risk Management.

Baca juga : Di Sidang IPU Turki, BKSAP DPR Serukan Implementasi Perlindungan Disabilitas

Kegiatan ini juga menghadirkan Robere & Associates sebagai narasumber untuk pendampingan teknis penyusunan CRA dan CRR. Asst. Manager Legal & Compliance PDC, Jinoko Simbolon, menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam pengelolaan risiko.

“Melalui CRA, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menilai dampaknya, serta menetapkan prioritas mitigasi sehingga keputusan yang diambil lebih prudent dan terukur,” jelasnya.

Melalui workshop ini, PDC menargetkan tersusunnya dokumen CRA dan CRR yang komprehensif, meningkatnya pemahaman terhadap sistem kepatuhan, serta terbentuknya kerangka pengelolaan risiko yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca juga : Perlu, Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Literasi

Ke depan, langkah ini diharapkan mampu meminimalisir potensi sanksi hukum, menjaga reputasi perusahaan, serta meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, sekaligus menegaskan komitmen PDC dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance secara konsisten.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.