Dark/Light Mode

BSI Perkuat Literasi dan Digitalisasi Layanan

Selasa, 21 April 2026 16:41 WIB
Foto: Dok. BSI
Foto: Dok. BSI

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI berkomitmen memperkuat transformasi digital yang aman, mudah, dan inklusif, terutama dalam memaknai Hari Konsumen Nasional pada 20 April.

Langkah ini diambil guna meningkatkan pengalaman nasabah (customer experience), sekaligus mendorong keberlanjutan layanan keuangan berbasis prinsip syariah di seluruh Indonesia.

“Di era digital yang serba cepat, masyarakat membutuhkan akses keuangan yang real-time namun tetap terjaga keamanannya,” ucap Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangan resmi, Selasa (21/4/2026).

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BSI menyediakan ekosistem layanan lengkap mulai dari e-channel (Byond, BEWIZE, BSI Net,BSI QRIS, BSI EDC), jaringan lebih dari 1.000 cabang, 126 ribu BSI Agen, layanan remitansi di 13 negara, jaringan ATM yang luas dan BSI Call 14040.

Baca juga : Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional

Anggoro juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas lebih dari 23 juta nasabah.

Pencapaian ini memotivasi BSI untuk terus mengedukasi masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan melek digital. “Kami ingin teknologi ini menjadi solusi, bukan celah kejahatan," ujarnya.

Anggoro juga menekankan bahwa era digital ibarat dua mata pisau. Teknologi memudahkan aktivitas finansial, namun di sisi lain, muncul berbagai modus kejahatan perbankan.

“BSI rutin menghadirkan program literasi agar nasabah lebih waspada dan bijak dalam bertransaksi," ujarnya.

Baca juga : Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital Untuk Operasional Terintegrasi

Sejalan dengan hal itu, transformasi digital BSI juga berdampak signifikan pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan berdasarkan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG), dengan total pengguna mobile banking BSI kini mencapai 9 juta user (Byond dan BSI Mobile).

“Dalam setahun sejak peluncuran, pengguna Byond by BSI melesat hingga 197 persen (year on year). Pada 2026, BSI fokus memperkuat kapabilitas digital untuk menunjang frekuensi dan nilai transaksi nasabah,” katanya.

Selain itu, semangat inklusivitas BSI tidak hanya menyasar nasabah individu, tetapi juga sektor mikro.

Hingga saat ini, BSI memiliki sekitar 5 ribu UMKM binaan yang difasilitasi melalui pembiayaan KUR, SME, serta dukungan empat UMKM Center di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.

Baca juga : BKSAP DPR Desak PBB Perkuat Peran Parlemen Dalam Agenda Global

Program ini bertujuan membantu UMKM ‘Naik Kelas’ melalui pelatihan dan akses pasar yang lebih luas. Sebagai perusahaan publik, BSI konsisten menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dan transparansi sesuai regulasi demi membangun lingkungan bisnis yang sehat, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.