Dark/Light Mode

Lewat Green Shipping

Pertamina Patra Niaga Pangkas Emisi Lebih 13 Ribu Ton CO₂

Kamis, 30 April 2026 23:32 WIB
Penerapan speed optimization jadi kontributor terbesar penurunan emisi, disusul implementasi desain kapal ramah lingkungan. [Foto ilustrasi: Dok]
Penerapan speed optimization jadi kontributor terbesar penurunan emisi, disusul implementasi desain kapal ramah lingkungan. [Foto ilustrasi: Dok]

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Downstream mencatat capaian signifikan dalam upaya dekarbonisasi dengan menekan emisi lebih dari 13 ribu ton CO₂e hingga Maret 2026.

Pencapaian ini diraih melalui penguatan strategi green shipping sebagai bagian transformasi operasional distribusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Pengurangan emisi tersebut berasal dari sejumlah inisiatif peningkatan efisiensi armada. Penerapan speed optimization menjadi kontributor terbesar dengan penurunan emisi sebesar 8.161 ton CO₂e, disusul implementasi desain kapal ramah lingkungan (eco ship design) yang menyumbang pengurangan tambahan sebesar 4.862 ton CO₂e.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Kolaborasi Resmikan SPBUN di Aceh Selatan

Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menegaskan bahwa penguatan green shipping merupakan langkah strategis perusahaan dalam merespons tuntutan keberlanjutan di sektor energi dan maritim.

"Optimalisasi operasional dan pemanfaatan teknologi efisien tidak hanya berdampak pada penurunan emisi, tetapi juga memastikan distribusi energi nasional tetap andal," ujarnya.

Implementasi green shipping dijalankan secara komprehensif, mulai dari pengaturan kecepatan kapal, pemilihan rute pelayaran yang lebih efisien, hingga pemanfaatan teknologi dan desain kapal yang mendukung penghematan energi. Pendekatan ini terbukti mampu menekan konsumsi bahan bakar sekaligus mengurangi emisi secara signifikan.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Hadirkan Pasar Murah dan Edukasi Kesehatan Bagi Perempuan

Di sisi lain, pengelolaan energi diperkuat melalui sistem pemantauan terintegrasi yang memungkinkan evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja operasional kapal. Dengan demikian, peningkatan efisiensi dapat dilakukan secara konsisten dan terukur.

Langkah ini juga ditopang praktik operasional berkelanjutan lainnya, seperti perawatan badan kapal untuk meminimalkan hambatan saat berlayar (hull performance maintenance), serta pengelolaan limbah dan air kapal secara bertanggung jawab guna menjaga kelestarian ekosistem laut.

Melalui strategi green shipping yang terintegrasi, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus mendorong terciptanya sektor maritim yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. (*) 

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Jaga Ekosistem Kelautan Pulau Pramuka

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.