Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sambut Hari Bumi
Pertamina Patra Niaga Jaga Ekosistem Kelautan Pulau Pramuka
Rabu, 22 April 2026 09:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperingati Hari Bumi, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Downstream kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem laut Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Marine BiodiverSEAty.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat aksi konkret berupa penanaman 3.000 bibit mangrove, 1.000 bibit lamun (seagrass), serta 750 transplantasi fragmen terumbu karang. Kegiatan ini dilaksanakan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 17 April 2026, dengan melibatkan kolaborasi bersama Taman Nasional Kepulauan Seribu, komunitas lingkungan SEAsoldier, serta masyarakat setempat.
Pulau Pramuka dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan bagian dari kawasan Kepulauan Seribu yang termasuk dalam Marine Protected Area (MPA) dan sejalan dengan program pemerintah seperti Peta Mangrove Nasional.

Baca juga : Momen Hari Kartini, Pertamina Perkuat Fondasi Ribuan Wirausaha Perempuan
Saat ini, kondisi ekosistem perairan di wilayah tersebut—meliputi mangrove, lamun, dan terumbu karang—mengalami penurunan kualitas, padahal kawasan ini memiliki peran strategis dalam mendukung ekowisata dan ekonomi biru. Upaya restorasi dan rehabilitasi ekosistem pun menjadi semakin mendesak.
Penanaman mangrove dilakukan untuk menahan abrasi, sementara lamun dan terumbu karang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan aksi bersih-bersih lingkungan guna meningkatkan kualitas kawasan secara menyeluruh.
Manager CSR PT Pertamina (Persero), Roby Hervindo, menyampaikan bahwa sebagai BUMN, Pertamina menjalankan tiga pilar utama dalam program TJSL, yakni pilar ekonomi, lingkungan, dan sosial. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari pilar lingkungan yang tidak hanya berfokus pada pelestarian alam, tetapi juga pemberdayaan masyarakat sekitar.

Baca juga : AS-Iran Gagal Damai, Industri Petrokimia Jaga Ketahanan Produksi
Senada dengan itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menegaskan bahwa program ini mendukung konservasi ekosistem pesisir sekaligus memperkuat peran masyarakat lokal dalam mencegah abrasi dan menyerap karbon. Dia menambahkan, mangrove, lamun, dan terumbu karang merupakan aset alam bernilai tinggi yang memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi garis pantai, menyediakan habitat bagi biota laut, serta berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.
Program ini juga menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pertamina Patra Niaga dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia, termasuk perlindungan flora dan fauna laut sebagai fondasi keberlanjutan lingkungan.
Perwakilan komunitas SEAsoldier, Dinni Septianingrum, mengapresiasi keterlibatan aktif Pertamina dalam pelestarian ekosistem laut. Ia menilai, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan karbon biru, yakni karbon yang diserap dan disimpan oleh ekosistem pesisir dan laut. "Langkah ini sangat penting untuk memastikan manfaat nyata bagi lingkungan laut sekaligus masyarakat," ujarnya.

Baca juga : Pertamina EP Tarakan Edukasi Warga Cegah Kebakaran
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh perwakilan masyarakat Pulau Pramuka, Sahbudin. Dia menilai, program ini tidak hanya berkontribusi pada konservasi sumber daya alam hayati, tetapi juga memperkuat sistem penyangga kehidupan melalui pemberdayaan masyarakat.
"Terima kasih atas kontribusi nyata yang diberikan. Kami berharap ke depan semakin banyak pihak yang terlibat aktif dalam upaya pemulihan ekosistem," katanya.
Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya poin 13 tentang penanganan perubahan iklim, poin 14 mengenai ekosistem laut, serta poin 17 terkait kemitraan. Melalui inisiatif ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa pelestarian ekosistem laut merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya