Dark/Light Mode

Kinerja Pelindo Meningkat, Survei LSI: 85,8 Persen Pelanggan Puas

Jumat, 1 Mei 2026 10:10 WIB
Direktur Eksekutif LSI Ahmad Zaki. Dok. LSI
Direktur Eksekutif LSI Ahmad Zaki. Dok. LSI

RM.id  Rakyat Merdeka - Survei terbaru yang dilakukan Laboratorium Suara Indonesia (LSI) menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mengalami peningkatan signifikan. Hasil jajak pendapat per Maret 2026 mencatat 85,8 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja layanan perusahaan pelat merah tersebut.

Direktur Eksekutif LSI Ahmad Zaki menjelaskan survei ini bertujuan mengukur tingkat kepuasan sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pengguna jasa pelabuhan.

“Survei ini kami lakukan untuk melihat sejauh mana kepuasan layanan Pelindo, sekaligus menjadi dasar evaluasi perbaikan ke depan,” kata Zaki, dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Survei melibatkan 1.090 responden yang terdiri dari pemilik kapal atau agen, perusahaan bongkar muat, pemilik barang/forwarder, kontraktor, hingga penumpang kapal Pelni di 80 pelabuhan yang dikelola Pelindo. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner secara langsung dan daring, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,97 persen.

Selain kepuasan umum, sejumlah indikator layanan juga menunjukkan hasil positif. Kepuasan terhadap layanan pendukung pelabuhan seperti pergudangan dan freight forwarding mencapai 84,6 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap waktu tunggu kapal mencapai 87,3 persen, dan layanan pemanduan kapal sebesar 88,2 persen.

Baca juga : Jennifer Coppen, Persiapan Nikah Sudah 80 Persen

Adapun layanan terminal penumpang mencatat tingkat kepuasan 89,8 persen. Bahkan, layanan terminal peti kemas mencatat angka tertinggi dengan 90,2 persen responden menyatakan puas. Sementara untuk kecepatan dan akurasi layanan bongkar muat, tingkat kepuasan mencapai 87,3 persen.

Menurut Zaki, peningkatan ini tidak lepas dari perubahan manajemen yang dilakukan Pelindo pada Februari 2026. Dalam restrukturisasi tersebut, Achmad Muchtasyar ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Arif Suhartono, sebagai bagian dari upaya akselerasi kinerja operasional.

“Perubahan manajemen mulai menunjukkan dampak positif yang tercermin dalam hasil survei kepuasan pelanggan,” ujar Zaki.

Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Andalas, Muhammad Makky menilai capaian tingkat kepuasan di atas 90 persen. Khususnya pada layanan terminal peti kemas, merupakan indikator positif di tengah tantangan sektor logistik nasional.

Namun, ia mengingatkan bahwa tingginya angka kepuasan perlu dianalisis lebih dalam. Menurutnya, dalam pendekatan akademik seperti SERVQUAL, kepuasan merupakan hasil perbandingan antara harapan dan persepsi pengguna jasa.

Baca juga : Diskon Tiket Whoosh Hingga 50 Persen, Buruan Pesan!

“Ketika tingkat kepuasan tinggi, bisa jadi kinerja memang membaik, atau ekspektasi pengguna jasa yang belum terlalu tinggi,” ujarnya.

Makky juga menyoroti pentingnya analisis lebih mendalam menggunakan pendekatan Importance-Performance Analysis (IPA), mengingat tidak semua aspek layanan memiliki bobot yang sama bagi pengguna jasa.

Ia menilai, aspek krusial seperti kecepatan layanan, kepastian waktu sandar, serta transparansi biaya harus menjadi prioritas utama dalam peningkatan kinerja Pelindo.

Selain itu, perbedaan karakteristik responden mulai dari pelaku logistik hingga penumpang perlu dianalisis secara terpisah agar tidak menghasilkan kesimpulan yang terlalu umum.

“Pelabuhan bukan sekadar layanan publik, tetapi simpul strategis dalam sistem ekonomi nasional yang memengaruhi biaya logistik dan daya saing ekspor,” jelasnya.

Baca juga : Meningkatkan Efektivitas Tupoksi Itjen untuk Pencegahan Korupsi

Makky menambahkan, tantangan ke depan tidak hanya menjaga kepuasan pelanggan, tetapi memastikan efisiensi operasional tetap terjaga di tengah dinamika global, termasuk tekanan rantai pasok internasional.

Menurutnya, indikator keberhasilan Pelindo ke depan harus lebih komprehensif, tidak hanya berbasis persepsi, tetapi juga mencakup penurunan biaya logistik, peningkatan efisiensi waktu layanan, dan kelancaran distribusi antar-wilayah.

“Capaian ini patut diapresiasi, namun harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem logistik nasional yang lebih kompetitif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan jika Pelindo mampu menjadikan kepuasan pelanggan sebagai pijakan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing, maka capaian tersebut akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan ekonomi Indonesia di tingkat global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.