Dark/Light Mode

JLL Pertahankan Peringkat Satu sebagai Penasihat Investasi Properti 2025

Jumat, 1 Mei 2026 13:31 WIB
Ilustrasi JLL sebagai penasihat investasi properti yang unggul. (Gambar dibuat ChatGPT)
Ilustrasi JLL sebagai penasihat investasi properti yang unggul. (Gambar dibuat ChatGPT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jones Lang LaSalle (JLL) kembali menegaskan dominasinya di sektor properti nasional. Perusahaan ini meraih peringkat satu sebagai penasihat investasi properti versi MSCI Real Assets dengan pangsa pasar (market share) sebesar 89,9 persen dan total volume transaksi mencapai 181 juta dolar AS sepanjang 2025.

Capaian tersebut berhasil dipertahankan selama lima tahun berturut-turut, sekaligus memperkuat posisi JLL sebagai konsultan properti tepercaya di Indonesia.

Sektor real estat Indonesia dinilai tetap tangguh dan memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutan. Hal ini didorong pembangunan infrastruktur, ekspansi ekonomi digital, serta posisi strategis Indonesia dalam jaringan distribusi regional. Selain itu, besarnya pasar konsumen dan faktor demografi turut menjadi daya tarik utama bagi investor di berbagai kelas aset properti.

Baca juga : Dilantik Jadi Kepala KSP, Dudung Masih Rangkap sebagai Penasihat Presiden

Country Head and Head of Industrial & Logistics JLL Indonesia, Farazia Basarah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan klien terhadap JLL. “Kami berterima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan klien kepada JLL Indonesia,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (1/5/2026).

Ia melanjutkan, market share sebesar 89,9 persen mencerminkan kuatnya kolaborasi JLL Indonesia dengan investor domestik maupun mancanegara yang melihat nilai jangka panjang dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Kami juga terus melihat minat yang sehat dari investor institusional, family office, serta pemodal asing yang mencari peluang di sektor properti Indonesia,” ujarnya.

Sepanjang 2025, JLL mencatat sejumlah capaian di kawasan Asia Tenggara, antara lain keterlibatan dalam proyek pembangunan industri berskala besar, peningkatan volume transaksi sektor logistik dan industri akibat diversifikasi rantai pasok (supply chain), serta meningkatnya investasi lintas negara dari Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan negara Barat ke kota-kota penyangga. Selain itu, JLL juga berhasil mengeksekusi skema joint venture antara pengembang internasional dan lokal.

Baca juga : Hendra Setiawan Debut Jadi Pelatih di Piala Thomas 2026

Di tingkat regional, JLL mendominasi pasar properti Asia Tenggara dengan menangani berbagai transaksi bernilai signifikan di sejumlah negara. Kinerja JLL di Indonesia bahkan menjadi tolok ukur regional, didukung kombinasi pemahaman pasar lokal dan jaringan global dalam membantu investor menavigasi regulasi di Indonesia.

Head of Capital Markets JLL Indonesia sekaligus Executive Director Capital Markets Southeast Asia, Jacintha Tabalujan Herzog, menegaskan pentingnya peran Indonesia di kawasan. Ia menyebut, Indonesia masih menjadi pasar yang krusial bagi pertumbuhan properti di wilayah Asia Tenggara.

“Pasar terus berkembang dengan strategi investasi dan sumber pendanaan yang semakin beragam. Kami akan terus berfokus menghadirkan layanan penasihat investasi untuk mendukung tujuan klien, dengan memanfaatkan keahlian regional serta wawasan pasar lokal kami,” ujarnya.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Raih 4 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

JLL optimistis pasar investasi real estat Indonesia akan terus tumbuh ke depan, seiring penyempurnaan regulasi transaksi serta partisipasi berkelanjutan dari investor domestik maupun internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.