Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (5/5/2026) pagi dibuka melemah dan menyentuh level terendah baru di tengah tekanan eksternal.
Rupiah terdepresiasi sebesar 0,10 persen ke posisi Rp 17.410 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.393 per dolar AS.
Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 17.330
Pergerakan mata uang di kawasan Asia tercatat bervariasi terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia melemah 0,18 persen, dolar Hong Kong turun 0,03 persen, sementara yuan China menguat 0,16 persen. Dolar Singapura dan yen Jepang masing-masing naik 0,03 persen, serta won Korea Selatan menguat 0,20 persen.
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia tercatat menguat 0,08 persen ke level 98,34. Di sisi lain, rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,01 persen menjadi Rp 23.484, dan terhadap dolar Australia turun 0,11 persen ke posisi Rp 12.426.
Baca juga : Rupiah Dibuka Melemah Ke Rp 17.366
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi penguatan dolar AS yang merespons meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah.
“Pelemahan rupiah diperkirakan masih terbatas karena pelaku pasar menunggu rilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal I Indonesia pada siang hari,” ujar Lukman.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 17.287 Per Dolar AS
Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 17.350 hingga Rp 17.450 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Pelaku pasar juga mencermati dinamika global serta rilis data ekonomi domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya