Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,35 persen ke level Rp 17.326 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 17.387 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,12 persen, ringgit Malaysia naik 0,38 persen, dolar Singapura menguat 0,12 persen, yen Jepang naik 0,13 persen, won Korea Selatan menguat 0,04 persen, dan dolar Hong Kong naik 0,04 persen.
Baca juga : Rabu Pagi, Rupiah Menguat Ke Rp 17.383
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,05 persen ke level 97,83. Sementara nilai tukar terhadap poundsterling Inggris melemah 0,02 persen ke level Rp 23.599, terhadap euro minus 0,05 persen ke level Rp 20.400, dan terhadap dolar Australia 0,03 persen ke level Rp 12.563.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan penguatan di tengah meningkatnya sentimen risk on di pasar global.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 17.410 Per Dolar AS
"Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on dan penurunan harga minyak mentah dunia merespons laporan bahwa AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang," jelasnya, Kamis (7/5/2026).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 17.250 hingga Rp 17.350 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya