Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PGN Raih Sertifikasi ISO 55001 Untuk Pengelolaan Infrastruktur Gas
Selasa, 12 Mei 2026 12:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) kembali meraih sertifikasi Sistem Manajemen Aset ISO 55001 dari British Standards Institution (BSI) Group Indonesia untuk lingkup infrastruktur transmisi South Sumatera-West Java (SSWJ) dan distribusi gas.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan pencapaian tersebut menjadi pengakuan internasional atas pengelolaan infrastruktur gas bumi PGN yang dinilai andal, efisien, aman, dan berorientasi pada operational excellence.
“Implementasi ISO 55001 memberikan landasan yang kuat bagi perusahaan dalam mengelola aset secara optimal. Dengan pendekatan pengelolaan yang terstruktur, PGN mampu meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengoptimalkan biaya operasi perusahaan,” ujar Fajriyah dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).
Baca juga : PLN EPI Luncurkan Wellness Program 2026 untuk Tingkatkan Produktivitas
Ia menjelaskan, penerapan ISO 55001 menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan dan pengoperasian infrastruktur gas bumi dilakukan secara sistematis, terorganisir, efektif, dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
ISO 55001 merupakan standar internasional yang mengatur tata kelola manajemen aset untuk membantu perusahaan memperoleh manfaat maksimal dari pengelolaan aset, termasuk peningkatan efisiensi, keamanan, pengelolaan risiko, serta keberlanjutan operasional.
Menurut PGN, standar tersebut semakin relevan mengingat perusahaan mengelola jaringan dan infrastruktur gas bumi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Baca juga : PNM dan MES Luncurkan Mba Maya untuk Perempuan Prasejahtera
Saat ini, PGN memiliki pangsa pasar niaga gas bumi nasional sebesar 91,36 persen dengan wilayah operasional yang mencakup 18 provinsi dan 78 kota/kabupaten. Perusahaan juga melayani lebih dari 822 ribu pelanggan dengan dukungan jaringan pipa gas bumi nasional sepanjang lebih dari 33.490 kilometer.
Selain itu, PGN bersama anak perusahaan dan afiliasi mengelola berbagai infrastruktur strategis gas bumi, antara lain Pipa Transmisi South Sumatera-West Java (SSWJ), pipa distribusi gas, Pipa Transmisi Gresik-Semarang, FSRU Lampung, FSRU Jawa Barat, LNG Hub Arun, SPBG, hingga fasilitas Mother Station CNG.
Fajriyah mengatakan, penerapan ISO 55001 turut memperkuat kinerja perusahaan dalam memastikan integritas aset dan pengelolaan infrastruktur gas bumi, termasuk meminimalkan risiko serta mencegah potensi insiden yang dapat berdampak pada pelanggan maupun operasional perusahaan.
Baca juga : Dirjen Dukcapil: Infrastruktur Kuat Harus Didukung SDM Andal
Dalam setiap kegiatan operasi dan pemeliharaan infrastruktur, lanjutnya, PGN juga terus memastikan keandalan operasional, efisiensi biaya, serta penguatan sinergi dengan anak perusahaan, afiliasi, dan para pemangku kepentingan.
“Ke depan, PGN berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kapabilitas tata kelola infrastruktur gas bumi. Dengan pendekatan pengelolaan yang terorganisir, setiap keputusan investasi dapat dilakukan dengan mempertimbangkan aspek biaya, risiko, dan kinerja secara seimbang,” kata Fajriyah.
Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keandalan infrastruktur sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan dalam jangka panjang serta memperkuat ketahanan energi nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya