Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Trafik Data Naik, Telkomsel Bukukan Laba Bersih Rp 19,7 T Pada 2025
Rabu, 20 Mei 2026 19:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Telkomsel mencatat pendapatan sebesar Rp 109,3 triliun sepanjang 2025 di tengah transformasi bisnis digital yang terus diperkuat untuk menjaga pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan.
Direktur Utama Telkomsel Nugroho mengatakan, capaian tersebut ditopang oleh kontribusi layanan digital yang kini menyumbang lebih dari 95 persen dari total pendapatan mobile Perseroan.
“Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Telkomsel dalam memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Nugroho dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).
Selain pendapatan yang mencapai Rp 109,3 triliun, Telkomsel juga membukukan laba bersih sebesar Rp 19,7 triliun pada 2025.
Baca juga : Tugu Insurance Bukukan Laba Rp 265,62 M Pada Kuartal I-2026
Kinerja tersebut turut didukung pertumbuhan trafik data sebesar 15 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), yang mencerminkan tingginya kebutuhan layanan digital masyarakat.
Pada paruh kedua 2025, performa perusahaan juga menunjukkan perbaikan dengan laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan (quarter-to-quarter/QoQ), sementara EBITDA meningkat 5,4 persen QoQ.
Telkomsel menyebut strategi penyederhanaan produk, penyesuaian harga, dan optimalisasi portofolio layanan mulai memberikan dampak positif terhadap kualitas pertumbuhan bisnis.
Di sisi pelanggan, basis pengguna Telkomsel terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan dengan average revenue per user (ARPU) meningkat menjadi Rp 45 ribu pada akhir 2025.
Baca juga : LPKR Catat Pendapatan Rp1,80 Triliun Dan Laba Bersih Rp107 Miliar Di Q12026
Perusahaan juga terus memperkuat layanan konvergensi digital dengan tingkat penetrasi sekitar 59 persen, serta memperluas layanan fixed broadband yang kini memiliki lebih dari 10 juta pelanggan.
Dalam mendukung transformasi digital nasional, Telkomsel memperkuat infrastruktur jaringan dengan lebih dari 293 ribu BTS on-air di seluruh Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Selain penguatan konektivitas, Telkomsel juga mengembangkan layanan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui layanan digital terintegrasi, termasuk aplikasi MyTelkomsel.
Menurut Nugroho, pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala bisnis, tetapi juga kemampuan menghadirkan layanan yang relevan, bernilai, dan berkelanjutan.
Baca juga : Top, BRI Kantongi Laba Bersih Rp 15,5 Triliun
“Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan konektivitas broadband, layanan digital terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya