Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PHR Produksi 903 BOPD dari Sumur Pungut, Perkuat Ketahanan Energi
Sabtu, 6 Juni 2026 09:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil memproduksikan 903 barrel oil per day (BOPD) dari Sumur Pengembangan Pungut PT-069 di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Produksi baru tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan minyak mentah nasional sekaligus mendukung ketahanan energi Indonesia.
Sumur Pungut PT-069 dibor dengan metode directional drilling atau pengeboran miring hingga mencapai kedalaman akhir 3.446 feet measured depth (ftMD) atau sekitar 3.359 true vertical depth (TVD).
Target pengeboran adalah Lapisan Pasir Bekasap yang dikenal sebagai salah satu reservoir hidrokarbon produktif di wilayah tersebut. Proyek pengeboran ini diselesaikan dalam waktu 12 hari.
Baca juga : PLN Indonesia Power Tebar 100.000 Bibit Ikan, Perkuat Ketahanan Pangan
Selain berhasil mencapai target produksi, tim PHR juga mencatat efisiensi biaya dengan realisasi anggaran sebesar 51,37 persen dari total bujet yang dialokasikan.
Uji produksi dilakukan pada 29 Mei 2026 menggunakan pompa listrik Electrical Submersible Pump (ESP).
Hasilnya, sumur tersebut mampu menghasilkan 903 BOPD minyak mentah tanpa kandungan air atau nol persen water cut.
Minyak yang diproduksikan langsung dialirkan ke fasilitas produksi untuk mendukung pasokan energi nasional.
Baca juga : Airlangga Bertemu Presiden Swiss, Bahas Aksesi OECD Hingga Ketahanan Energi
General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, menyampaikan apresiasi atas kinerja tim yang berhasil menyelesaikan proyek tersebut dengan hasil optimal.
"Alhamdulillah, PT PHR telah melakukan pemboran Sumur Pengembangan Pungut PT-069. Pada tanggal 29 Mei lalu, telah dilakukan test produksi dengan laju alir minyak menggunakan pompa listrik ESP sebesar 903 BOPD tanpa kandungan air, dan langsung kita produksikan," ujar Andre Wijanarko.
Menurut Andre, produksi sumur tersebut berasal dari Lapisan Pasir Bekasap di Lapangan Pungut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.
Pemboran dilakukan menggunakan Rig ACS-23 dengan metode directional drilling hingga kedalaman akhir 3.446 ftMD atau 3.359 TVD.
Baca juga : Amartha Ajak Investor Perkuat Ketahanan Ekonomi Masyarakat
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menunjukkan potensi yang masih dimiliki Lapangan Pungut dan Wilayah Kerja Rokan dalam menjaga tingkat produksi minyak nasional.
"Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat agar sumur ini dapat terus berproduksi secara optimal dalam jangka waktu yang cukup lama demi mendukung ketahanan energi nasional," pungkasnya.
Di tengah tantangan penurunan produksi alami pada sejumlah lapangan migas tua, tambahan produksi dari Sumur Pungut PT-069 menjadi kontribusi penting bagi upaya menjaga ketahanan energi nasional.
Capaian ini sekaligus memperkuat peran Blok Rokan sebagai salah satu kontributor utama produksi minyak bumi Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya