Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Kebijakan Lebih Baik, Rupiah Stabil
Purbaya: Beban Hidup Pedagang Tahu Tempe dan Ibu Rumah Tangga Bisa Berkurang
Sabtu, 6 Juni 2026 12:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pihaknya akan fokus memastikan kebijakan fiskal berjalan dengan baik, untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Serta meningkatkan koordinasi dengan bank sentral, agar kebijakannya moneter dan fiskal bisa semakin sinkron. Sehingga, memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap perekonomian.
"Sinergi penuh itu harusnya akan mengembalikan kepentingan pasar ke nilai tukar rupiah, sehingga rupiah akan meningkat secara signifikan. Tidak akan melemahkan ke level yang lebih tinggi dari sekarang," kata Purbaya dalam keterangan pers usai pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga : Pramono Serahkan 26 Hunian Hasil Program Bedah Rumah Warga Kurang Mampu
Purbaya ingin, stabilitas nilai tukar rupiah dapat memberikan dampak yang baik kepada rakyat kecil.
"Saya dengar, penjual tempe dan penjual tahu sudah tergerus keuntungannya. Terpaksa menaikkan harga karena bahan bakunya masih diimpor. Itu menaikkan cost of production (biaya produksi) mereka," tutur Purbaya.
Baca juga : Kerahkan Kekuatan Penuh, Trump: Perang Lawan Iran Bisa 4 Minggu
Dengan kebijakan yang lebih baik, Purbaya optimistis rupiah bisa menjadi lebih stabil. Sehingga, para pedagang tahu tempe dan ibu-ibu rumah tangga juga bisa merasakan harga yang lebih baik. Tidak terbebani lagi beban hidupnya, tidak mengalami kenaikan beban hidup yang terlalu signifikan.
"Jadi, sinkronisasi kebijakan ini amat baik sekali untuk ekonomi kita, baik di level makro maupun di level mikro," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya