Dark/Light Mode

Pramono Serahkan 26 Hunian Hasil Program Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Senin, 16 Maret 2026 11:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan hunian hasil bedah rumah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas/Bazis). (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan hunian hasil bedah rumah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas/Bazis). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas/Bazis) serta sejumlah mitra menyerahkan 26 unit rumah hasil program bedah rumah kepada warga kurang mampu di berbagai wilayah Jakarta. 

Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat. 

“Hari ini secara resmi akan ada penyerahan 26 rumah yang terdiri dari Jakarta Pusat 10 rumah, Jakarta Barat 2 unit, Jakarta Selatan 11 unit, Jakarta Utara 1 unit, Jakarta Barat 2 unit," kata Pramono saat penyerahan rumah hasil bedah di Jalan Serdang Baru I Gg III Nomor 31, RT 007/RW 005, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).

Baca juga : Pertamina Berangkatkan Ribuan Peserta Program Mudik Bareng 2026

Dalam program ini, setiap rumah yang direnovasi membutuhkan anggaran puluhan juta rupiah dengan waktu pengerjaan relatif singkat. Pramono menjelaskan bahwa proses renovasi biasanya selesai dalam waktu sekitar tiga minggu.

“Jadi anggaran yang dibutuhkan antara 50 sampai dengan 55 juta, dan terselesaikan selama tiga minggu," jelasnya. 

Ia juga menceritakan salah satu penerima manfaat program tersebut, yakni seorang warga yang menurutnya, rumah yang telah direnovasi sangat membantu kehidupan sehari-hari penerima bantuan.

Baca juga : Acha Septriasa Kritik Program MBG, Warganet: Justru Membantu Anak di Desa

“Saya kebetulan berdialog secara langsung dengan Bu Atun, yang pemilik rumah ini. Selama tiga minggu diberikan tempat untuk ngekos, dan tiga minggu selesai. Dan Bu Atun dalam usia 73 tahun, rumah ini sangat bermanfaat bagi beliau dan keluarga," kata Pramono. 

Pramono menyebut, untuk 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan sekitar 600 rumah dapat diperbaiki melalui program tersebut.

Sementara itu, Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Akhmad Abu Bakar, menjelaskan mekanisme pendaftaran bagi warga yang ingin mengikuti program bedah rumah. Ia menyebut masyarakat dapat melapor melalui struktur pemerintahan di tingkat lingkungan hingga kelurahan.

Baca juga : Pramono: Program Mudik ke Jakarta Cuma Saat Libur Lebaran

“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan program bedah rumah itu melapor kepada RT, RW, kemudian sampai ke kelurahan. Nah, nanti lurah akan melaporkan melalui kepala pelaksana wilayah masing-masing. Kalau Jakarta Pusat, kepala pelaksana Jakarta Pusat, bersama wali kotanya," katanya. 

Program ini memiliki persyaratan utama, yakni diperuntukkan bagi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan perbaikan rumah.

“Syaratnya ya ada, tentu yang kurang mampu, itu satu," tambahnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.