Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Indonesia CIO 200 Summit 2026 Dorong Pemimpin Teknologi RI ke Pentas Dunia
Senin, 8 Juni 2026 16:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia tidak hanya memiliki pasar digital yang besar, tetapi juga talenta dan pemimpin teknologi yang semakin diakui di tingkat internasional.
Dari transformasi digital, kecerdasan artifisial (AI), hingga kepemimpinan perempuan di bidang teknologi, Indonesia mulai menunjukkan perannya sebagai salah satu kekuatan baru dalam ekosistem teknologi global.
Dengan jumlah penduduk yang besar serta karakteristik pasar yang kompleks dan beragam, Indonesia menghadirkan tantangan sekaligus peluang unik dalam pengembangan teknologi.
Kondisi tersebut mendorong lahirnya para pemimpin teknologi yang adaptif, inovatif, dan mampu menghadapi dinamika transformasi digital yang berlangsung sangat cepat.
Semangat itu menjadi benang merah penyelenggaraan Indonesia CIO 200 Summit 2026 yang berlangsung di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, pada 3 Juni 2026.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, ajang ini terus berkembang menjadi platform strategis yang mempertemukan para pemimpin teknologi Indonesia dengan ekosistem teknologi global.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Global CIO Forum Indonesia Chapter yang dipimpin Hendy Harianto sebagai President, bersama Ichwan Peryana dan Sudarto Unsurlany sebagai Vice President.
Lebih dari 200 pemimpin teknologi dan digital dari berbagai sektor industri hadir untuk berbagi wawasan, membangun kolaborasi, sekaligus memberikan apresiasi atas pencapaian para profesional teknologi di Indonesia.
Tidak hanya menjadi ajang penghargaan, summit ini juga menghadirkan berbagai tokoh dan praktisi teknologi nasional maupun internasional sebagai pembicara dan moderator diskusi.
Di antaranya Prof. Onno W. Purbo, David Formula (BCA), Yessie Yosetya (XLSMART), Andrew Tirtadjaja (PwC), Retno Kusumawati (Accenture), Gina Virginia (CTBC Indonesia), Sai Prasad Kolluri (Google Cloud), Joseph Lembayung (Darma Henwa).
Lalu, Irvan Bastian Arief (tiket.com), Goutama Bachtiar (Cloud Security Alliance), Alexander Kuntoro (MII), Chichi Utami (Paragon Corp), serta Tiarma Quezonita Simanungkalit (Agung Sedayu Group).
Global CIO Forum Indonesia Chapter merupakan bagian dari komunitas Global CIO Forum, jaringan kepemimpinan teknologi global yang memiliki lebih dari 50.000 anggota aktif di lebih dari 60 negara selama lebih dari satu dekade.
Baca juga : Indonesia Open 2026, Ganda Putra Amankan Tempat Di Partai Final
“Kami percaya komunitas merupakan elemen kunci agar kita dapat bergerak bersama menuju masa depan yang lebih baik. Melalui komunitas, tercipta peluang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman lintas negara,” ujar CEO sekaligus salah satu pendiri Global CIO Forum, Ronak Samantaray.
President Global CIO Forum Indonesia Chapter, Hendy Harianto, mengatakan pihaknya ingin memperkenalkan para pemimpin teknologi Indonesia ke panggung global.
"Tahun lalu, delapan pemimpin teknologi Indonesia mendapatkan kesempatan hadir dalam ajang World CIO 200 Grand Finale tingkat dunia. Tahun ini, Indonesia menargetkan partisipasi yang lebih besar sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu emerging technology leadership hub di kawasan Asia,” ujarnya.
Sementara itu, Ichwan Peryana menegaskan bahwa komunitas tersebut terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Tujuan kami bukan sekadar membangun jaringan, tetapi menciptakan wadah bagi para pemimpin teknologi untuk saling berbagi, belajar, dan menciptakan dampak nyata bagi industri,” katanya.
Sudarto Unsurlany menambahkan, Indonesia CIO 200 Summit diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat kolaborasi antara para pemimpin teknologi informasi, perusahaan teknologi, dan dunia pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.
Perkuat Peran Perempuan di Dunia Teknologi
Salah satu sorotan utama Indonesia CIO 200 Summit 2026 adalah peluncuran Women in Technology Initiative, yang disebut sebagai inisiatif pertama dalam sejarah komunitas Global CIO Forum.
“Momentum ini menjadi tonggak bersejarah yang menempatkan Indonesia sebagai pelopor gerakan global Women in Technology di ekosistem Global CIO Forum,” kata Hendy Harianto.
Forum ini juga mengangkat isu penting terkait rendahnya keterwakilan perempuan di sektor teknologi.
Menurut Yessie Yosetya, perempuan di bidang teknologi di Indonesia masih kurang dari 20 persen, sementara yang mencapai level direksi atau board level hanya sekitar 8 persen.
“Angka ini masih lebih rendah dibandingkan Thailand dan Singapura,” ujarnya.
Managing Director Accenture Indonesia, Retno Kusumawati, menilai perempuan perlu mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk berkembang.
Baca juga : Indonesia Open 2026, Derbi Ganda Putri RI Kunci Tiket Semifinal
“Perempuan sering kali dididik untuk sungkan dan kurang percaya diri menyampaikan kemampuan mereka,” ucapnya.
Pengalaman serupa juga pernah dialami Chichi Utami, Corporate Technology Lead PT Paragon Technology and Innovation. Ia mengaku sempat menolak promosi menjadi IT Manager karena posisi tersebut didominasi laki-laki. Namun, dukungan atasannya membuatnya berani mengambil tantangan tersebut.
Sementara itu, Gina Virginia, Chief Technology & Operations Bank CTBC Indonesia, menekankan pentingnya keberanian perempuan dalam mengambil keputusan dan mengelola risiko demi mencapai tujuan organisasi.
Sebagai bentuk komitmen, Global CIO Forum memberikan penghargaan Women in Technology Inauguration kepada sejumlah perempuan Indonesia yang dinilai menunjukkan kepemimpinan dan pencapaian luar biasa di bidang teknologi.
Tiga tokoh juga ditunjuk sebagai Women in Technology Ambassador, yaitu:
- Yessie Yosetya (PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk)
- Dr. Nelly, S.Kom., M.M., CSCA (Rektor BINUS University)
- Juliana Chen (Managing Director HP Indonesia)
Penghargaan Global Technology Leadership Distinguished Laureate – Women 2026 diberikan kepada Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, atas kontribusi dan dedikasinya dalam mendorong transformasi digital serta pembangunan ekosistem teknologi yang berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diterima oleh Staf Ahli Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Kementerian Komunikasi dan Digital, Wijaya Kusumawardhana.
Indonesia juga akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan perdana Global Women Leaders Forum 2026, yang diinisiasi Global CIO Forum pusat bersama Indonesia Chapter.
“Visi forum ini adalah membangun program mentorship yang menghubungkan perempuan dari berbagai sektor dan negara,” ujar Chief Strategy Officer Global CIO Forum, Anushree Dixit.
AI dan Transformasi Bisnis Jadi Sorotan
Baca juga : Indonesia-Qatar Perkuat Kemitraan Pertahanan dan Teknologi
Selain membahas kepemimpinan perempuan, Indonesia CIO 200 Summit juga menghadirkan diskusi mengenai perkembangan teknologi terkini, khususnya kecerdasan artifisial (AI).
Prof. Onno W. Purbo membahas bagaimana AI mentransformasi proses pengambilan keputusan dan kepemimpinan organisasi.
Sementara itu, David Formula memaparkan pengalaman Bank BCA dalam menjalankan transformasi digital dan pemanfaatan AI.
Menurut Irvan Bastian Arief dari tiket.com, manfaat paling nyata AI adalah peningkatan produktivitas.
“AI dapat mengambil alih pekerjaan yang bersifat repetitif sehingga manusia bisa fokus pada pekerjaan yang lebih strategis,” ujarnya.
Namun, Joseph Lembayung dari Darma Henwa mengingatkan bahwa implementasi AI harus berjalan seiring dengan transformasi bisnis.
“Adopsi AI harus selaras dengan strategi transformasi perusahaan agar menghasilkan dampak yang optimal,” katanya.
Berikan Apresiasi bagi Pemimpin Teknologi
Selain menjadi forum berbagi wawasan dan kolaborasi, Indonesia CIO 200 Summit 2026 juga memberikan penghargaan kepada para pemimpin teknologi dari berbagai sektor industri yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan transformasi digital di organisasi masing-masing.
Penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori, mulai dari Women Leaders, Next-Gen, Leader, Master, hingga Legend, yang menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi para pemimpin teknologi dalam mendorong kemajuan industri dan transformasi digital Indonesia.
Melalui Indonesia CIO 200 Summit 2026, Global CIO Forum Indonesia Chapter berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi terbesar di kawasan.
Namun juga, menjadi pusat lahirnya pemimpin teknologi berkelas dunia yang mampu membawa inovasi, kolaborasi, dan pengaruh Indonesia ke tingkat global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya