Dark/Light Mode

Majukan Industri Kripto, CFX Gandeng Kampus Dan Anugerahkan Ksatria 2026

Selasa, 9 Juni 2026 15:38 WIB
Direktur Utama CFX Subani menyerahkan Anugerah Ksatria CFX 2026 dalam CFX Crypto Conference 2026 di Jakarta, Senin (8/6/2026). Dok. CFX
Direktur Utama CFX Subani menyerahkan Anugerah Ksatria CFX 2026 dalam CFX Crypto Conference 2026 di Jakarta, Senin (8/6/2026). Dok. CFX

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Central Finansial X (CFX) mempertegas komitmennya dalam memajukan industri aset kripto nasional melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan pemberian penghargaan kepada pelaku industri. Langkah tersebut dilakukan dalam rangkaian puncak CFX Crypto Conference (CCC) 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Dalam kesempatan itu, CFX menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tiga perguruan tinggi terkemuka, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN. Kerja sama tersebut ditujukan untuk meningkatkan literasi aset kripto di kalangan generasi muda sekaligus memperkuat pengembangan sumber daya manusia dan inovasi teknologi di sektor aset keuangan digital.

Direktur Utama CFX Subani mengatakan kolaborasi dengan dunia akademik menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi industri kripto Indonesia.

“Bagi kami, edukasi dan literasi mengenai aset kripto bukan sekadar kampanye literasi di atas kertas, tapi harus bersifat struktural. Penandatangan nota kesepahaman tersendiri dengan UI, dengan UGM, dan dengan STAN adalah langkah konkret kami untuk memastikan bahwa inovasi di sektor aset keuangan digital didukung oleh riset yang mendalam dan talenta-talenta terbaik bangsa,” ujar Subani.

Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan mampu menciptakan landasan yang kuat bagi pengembangan perdagangan aset keuangan digital, termasuk aset kripto, di Indonesia.

Baca juga : OJK Dan Industri Kripto Bahas Inovasi Di CFX Crypto Conference 2026

Melalui kolaborasi itu, CFX dan masing-masing institusi pendidikan berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, keahlian, serta fasilitas yang dimiliki untuk mendukung kemajuan ekosistem keuangan digital nasional.

Selain menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi, CFX juga memberikan apresiasi kepada para Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) anggota bursa melalui Anugerah Ksatria CFX 2026.

Penghargaan tahunan tersebut diberikan kepada anggota bursa yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam memperkuat industri aset kripto nasional melalui kepatuhan, inovasi, edukasi, dan pertumbuhan pasar.

“Di sisi lain, industri ini tidak akan tumbuh tanpa dedikasi para anggotanya. Oleh karena itu, melalui Anugerah Ksatria CFX 2026, kami memberikan penghormatan tertinggi kepada para PAKD yang telah bekerja keras memajukan pasar kripto Tanah Air,” kata Subani.

Dalam ajang tersebut, Indodax meraih dua penghargaan sekaligus. Pertama, Arjuna Awards untuk kategori Komitmen Literasi dan Edukasi. Penghargaan ini diberikan kepada anggota bursa yang dinilai konsisten meningkatkan literasi dan edukasi masyarakat terkait aset kripto.

Baca juga : Kadin: Industri Keramik Dalam Negeri Butuh Keberpihakan Pemerintah

Kedua, Bima Awards untuk kategori Pencapaian Tertinggi dalam Menumbuhkan Pasar Aset Kripto. Penghargaan ini diberikan kepada anggota bursa yang berkontribusi paling besar terhadap pangsa pasar industri kripto nasional.

Sementara itu, FLOQ meraih Yudhistira Awards atas komitmen tertinggi dalam pemenuhan kewajiban dan akuntabilitas sebagai anggota Bursa Kripto CFX.

Untuk kategori Nakula Awards, penghargaan diberikan kepada Pluang atas keberhasilannya menghadirkan pengalaman pengguna yang optimal sekaligus menunjukkan daya saing pasar yang kuat.

Adapun Ajaib meraih Sadewa Awards sebagai anggota bursa dengan peningkatan pangsa pasar aset kripto paling signifikan sepanjang periode penilaian.

CFX menilai penghargaan tersebut menjadi simbol pengakuan terhadap pelaku industri yang berkontribusi dalam menciptakan pasar aset kripto yang sehat, transparan, dan berdaya saing.

Baca juga : Axioo Gandeng Primacom Bangun Ekosistem Lokal dan Kedaulatan Data

Sebagai bursa kripto pertama yang berlisensi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), CFX terus mendorong penguatan ekosistem aset kripto nasional melalui pengembangan infrastruktur, peningkatan literasi, dan penguatan tata kelola industri.

Sejalan dengan itu, CFX juga mendorong seluruh anggotanya untuk menerapkan prosedur Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering (AML) guna menciptakan perdagangan aset kripto yang aman, transparan, dan sesuai regulasi.

Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan apresiasi kepada pelaku industri, CFX berharap ekosistem aset kripto Indonesia semakin berkembang, didukung talenta berkualitas, serta mampu bersaing di tingkat global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.