Dark/Light Mode

BBM Non Subsidi Naik, Dirut Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Kamis, 11 Juni 2026 19:11 WIB
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (tengah) dalam konferensi pers bersama Dirut Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra (kiri) dan Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee Arizon Suardin di Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Foto: Instagram)
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (tengah) dalam konferensi pers bersama Dirut Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra (kiri) dan Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee Arizon Suardin di Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama (Dirut) Pertamina Simon Aloysius Mantiri memahami, setiap penyesuaian harga BBM tentu menjadi perhatian masyarakat.

Per 10 Juni 2026, Pertamina telah mengumumkan penyesuaian harga BBM non subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95. Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp 12.300/liter menjadi Rp 16.250/liter. Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp 12.900/liter menjadi Rp 17.000/liter.

Baca juga : ESDM: Kenaikan BBM Non Subsidi Tak Bisa Dihindari, Kelompok Rentan Dilindungi

Sementara harga BBM subsidi Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan. Pertalite dibandrol Rp 10.000/liter. Biosolar Rp 6.800/liter. 

"Sehubungan dengan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yaitu Pertamax dan Pertamax Green, yang berlaku sejak tanggal 10 Juni 2026, kami memahami bahwa setiap penyesuaian harga tentu menjadi perhatian masyarakat," kata Simon dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Simon menjelaskan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global, serta harga minyak yang berlaku di pasar internasional. Dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Baca juga : Muslim Pro Luncurkan #YukHaji, Ajak Masyarakat Wujudkan Niat Haji

Menurutnya, penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini, tidak hanya dilakukan di titik-titik SPBU Pertamina, tetapi juga dilakukan oleh SPBU badan usaha swasta lainnya.

"Di tengah tantangan global yang terus berkembang, Pertamina dengan dukungan penuh dari pemerintah, terus berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia," tutur Simon.

Baca juga : Hadiri Lari 5 KM di Senayan, Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Rutin Olahraga Lari

"Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat selama ini. Mari kita bersama-sama bijak menggunakan energi," pungkasnya.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.