Dark/Light Mode

Program Ekspor Shopee FLEXI Buka Jalan UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

Minggu, 14 Juni 2026 15:08 WIB
Ilustrasi. Pelaku UMKM memanfaatkan Program Ekspor Shopee FLEXI untuk memasarkan produknya ke berbagai negara melalui platform Shopee. Program ini memberi kendali lebih besar dalam mengelola toko ekspor. Dok. Shopee Indonesia
Ilustrasi. Pelaku UMKM memanfaatkan Program Ekspor Shopee FLEXI untuk memasarkan produknya ke berbagai negara melalui platform Shopee. Program ini memberi kendali lebih besar dalam mengelola toko ekspor. Dok. Shopee Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia kian diminati konsumen mancanegara. Tren ini tercermin dari meningkatnya penjualan produk lokal melalui platform e-commerce yang membuka akses lebih luas ke pasar internasional.

Sejak 2019, Shopee mencatat lebih dari 90 juta produk UMKM lokal terjual ke berbagai negara di Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Amerika Latin melalui Program Ekspor Shopee.

Program tersebut memungkinkan pelaku usaha menjangkau pembeli luar negeri tanpa biaya tambahan. Shopee juga mendukung seluruh proses operasional ekspor, mulai dari pengelolaan toko, akuisisi pembeli, hingga pengiriman barang ke negara tujuan. Dengan skema ini, penjual cukup memproses pesanan ekspor layaknya pesanan domestik.

Untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang ingin lebih leluasa mengembangkan bisnis di pasar internasional, Shopee meluncurkan Program Ekspor Shopee FLEXI pada 2025.

Baca juga : Berkat LinkUMKM BRI, Mlatiwangi Kembangkan Tas Serat Alam Tembus Pasar Global

"Berbeda dengan Program Ekspor Shopee, Program Ekspor Shopee FLEXI memberikan akses dan kendali penuh kepada penjual dalam mengelola toko luar negeri, mulai dari penetapan harga, aktivasi promosi, hingga operasional toko," tulis Shopee dalam keterangan persnya, dikutip Minggu (14/6/2026).

Melalui program ini, penjual dapat mengatur strategi bisnis secara mandiri sesuai karakteristik pasar di masing-masing negara. Pengelolaan toko luar negeri juga dilakukan lebih mudah melalui sub akun yang dapat diakses langsung dari Seller Center Indonesia.

Selain memiliki keleluasaan menentukan harga jual sesuai target keuntungan, penjual juga dapat memanfaatkan berbagai fitur promosi untuk meningkatkan visibilitas produk, seperti Iklan Shopee, Live Shopping, Affiliate Marketing Solution (AMS), dan Shop Decoration. Shopee tetap menyediakan rekomendasi harga guna membantu penyusunan strategi yang kompetitif.

Dari sisi operasional, penjual dapat mengelola toko secara langsung, termasuk berinteraksi dengan pembeli melalui fitur chat. Sementara itu, Shopee tetap mendukung kelancaran proses transaksi dan pengiriman barang ke negara tujuan.

Baca juga : Prabowo: Pancasila Pegangan Utama Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Saat ini, Program Ekspor Shopee FLEXI telah mencakup Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Ke depan, cakupan program ini akan diperluas ke lebih banyak negara.

Syarat Bergabung

Untuk mengikuti Program Ekspor Shopee FLEXI, penjual harus memiliki minimal satu produk aktif yang tersedia stoknya, telah berjualan sekurang-kurangnya satu bulan, dan mencatat sedikitnya tiga transaksi dalam 30 hari terakhir.

Selain itu, toko wajib memiliki rating minimal 4,6, akumulasi poin penalti di bawah tiga, tingkat pembatalan pesanan maksimal 3 persen, serta tingkat pengembalian barang di bawah 1 persen dalam 90 hari terakhir.

Penjual juga tidak boleh menjual produk yang dilarang oleh Shopee, tidak sedang mengaktifkan Mode Libur, tidak tergabung dalam layanan Dikelola Shopee, serta wajib mengaktifkan layanan pengiriman yang ditentukan. Toko pun harus bebas dari aktivitas maupun transaksi yang tidak wajar.

Cara Mendaftar

Baca juga : Perbaikan Tata Kelola Ekspor SDA Dongkrak Daya Tawar Indonesia di Mata Dunia

Pendaftaran Program Ekspor Shopee FLEXI dapat dilakukan melalui laman edukasi Shopee atau tautan khusus Program Ekspor Shopee. Calon peserta cukup mengisi formulir pendaftaran dan memilih opsi pembuatan toko ekspor baru sesuai negara tujuan.

Bagi penjual yang belum memiliki akun utama atau sub akun, diperlukan alamat email baru untuk toko di negara tujuan. Sementara penjual yang telah memiliki akun hanya perlu melakukan login ulang melalui halaman Shopee FLEXI.

Setelah pendaftaran selesai, status pengajuan dapat dipantau melalui menu Pengaturan Toko pada bagian Program Ekspor Shopee FLEXI sambil menunggu proses verifikasi dari tim Shopee.

"Program Ekspor Shopee FLEXI adalah langkah strategis yang bisa dipilih oleh para penjual UMKM yang sudah memiliki strategi bisnis yang lebih matang untuk mengeksplor pasar ekspor. Program ini bisa menjadi batu loncatan untuk naik kelas dalam memperluas jangkauan pasar dan melipatgandakan omzet di pasar global," tandas Shopee.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.