Dark/Light Mode

Kemenperin Fasilitasi 182 Pelaku Industri Kecil Pada Halal Indo 2026

Kamis, 18 Juni 2026 14:13 WIB
Wamenperin Faisol Riza. (Foto: Aditya/RM)
Wamenperin Faisol Riza. (Foto: Aditya/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memfasilitasi 182 pelaku usaha industri, terutama industri kecil, dalam ajang Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026 sebagai upaya memperkuat ekosistem industri halal nasional dan memperluas akses pasar produk halal.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan partisipasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri halal Indonesia di pasar domestik maupun global.

"Partisipasi tersebut diwujudkan melalui fasilitasi booth bagi 182 pelaku usaha industri, utamanya industri kecil, layanan industri halal dan layanan publik Kementerian Perindustrian, serta workshop dan coaching clinic bagi industri sebagai sarana promosi, perluasan akses pasar dan jejaring bisnis," kata Faisol saat Kick-off Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026 di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Baca juga : Wamenperin Dorong RI Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Menurut dia, Halal Indo 2026 menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan daya saing produk, sekaligus memperkenalkan produk halal Indonesia kepada pasar yang lebih luas.

Selain menyediakan stan pameran, Kemenperin juga menghadirkan berbagai layanan pendukung, mulai dari layanan industri halal, layanan publik, workshop, hingga coaching clinic untuk meningkatkan kapasitas pelaku industri.

Faisol mengatakan rangkaian Halal Indo 2026 turut diperkuat dengan penyelenggaraan business matching bertema Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sektor halal guna membuka peluang kerja sama antarpelaku industri serta meningkatkan penggunaan produk halal dalam negeri.

Baca juga : Wamenperin: Potensi Belanja Produk Halal RI Capai Rp 11.182 T

Kemenperin juga menggelar Industrial Festival sebagai sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal peran strategis sektor industri terhadap perekonomian nasional.

Selain itu, Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2026 kembali diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada pelaku industri dan para pemangku kepentingan yang dinilai berkontribusi dalam inovasi serta pengembangan industri halal nasional.

Faisol menyebut penyelenggaraan Halal Indo pada tahun sebelumnya mendapat respons positif, baik dari sisi jumlah pengunjung, partisipasi industri, maupun nilai transaksi yang tercapai. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme pelaku usaha terhadap pengembangan industri halal di Indonesia.

Baca juga : Indo Livestock 2026 Satukan Ratusan Pelaku Industri Perkuat Peternakan Nasional

Ia mengajak pemerintah, pelaku industri, asosiasi, akademisi, dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem industri halal yang lebih kuat, mandiri, inovatif, dan berdaya saing global.

"Kami berharap Halal Indo 2026 menjadi momentum memperkuat sinergi sekaligus mempercepat pertumbuhan industri halal nasional menuju Indonesia sebagai pusat industri halal dunia," ujar Faisol.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.