Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,07 persen ke level Rp 17.958 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (11/6/2026) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 17.944 per dolar AS.
Pergerakan mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS. Won Korea Selatan minus 0,50 persen, ringgit Malaysia minus 0,04 persen, yen Jepang menguat 0,03 persen, dolar Singapura naik 0,02 persen, dolar Hong Kong menguat 0,01 persen, dan yuan China yang melemah 0,03 persen, Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,01 persen ke level 99,94.
Baca juga : Rupiah Bergerak Menguat Pasca Kenaikan BI Rate Ke Level Rp 17.900 Per Dolar AS
Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,18 persen ke level Rp 24.203, terhadap dolar Kanada menguat ke level Rp 12.875, dan terhadap dolar AS menguat 0,08 persen ke level Rp 12.572.
Analis Pasar Uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah masih berpeluang melanjutkan penguatan terhadap dolar AS, meski ruang apresiasinya diperkirakan terbatas.
Baca juga : IHSG Dibuka Menguat Ke Level 5.879
"Rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS. Namun penguatan diperkirakan terbatas oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia," jelasnya, Kamis (11/6/2026).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 17.850 hingga Rp 18.000 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya