Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah Selasa pagi (23/6/2026) ini dibuka melemah 0,07 persen ke level Rp 17.855 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 17.843 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang turun 0,01 persen, dolar Hong Kong melemah 0,01 persen, yuan China naik 0,03 persen dan ringgit Malaysia naik 0,31 persen.
Baca juga : Masih Tertekan, Rupiah Melemah Ke Level Rp 17.838
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,01 persen ke level 100,78. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,17 persen ke level Rp 23.644, terhadap euro stagnan ke level Rp 19,849, dan terhadap dolar Australia melemah 0,04 persen ke level Rp 12.466.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah masih berpotensi berada di bawah tekanan seiring penguatan dolar AS di pasar global.
Baca juga : BI: Investor Asing Kembali Masuk, Rupiah Menguat Di Bawah Rp 18.000
"Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat oleh ketidakyakinan investor pada pembicaraan damai AS-Iran serta prospek suku bunga The Fed," jelasnya, Selasa (23/6/2026).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah dalam rentang Rp 17.800-Rp 17.900 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya