Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PGE Raih ESG Leadership Award 2026, Kukuhkan Kepemimpinan Panas Bumi
Jumat, 26 Juni 2026 10:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali memperoleh pengakuan atas komitmennya terhadap keberlanjutan dengan meraih ESG Leadership Award 2026 sebagai Sector Champion kategori Infrastructure pada ajang Asia-Pacific Sustainable Business & Innovation Forum (ASBIF) 2026.
Penghargaan yang diterima oleh Vice President Strategic Planning and Sustainability PGE Lia Ayu Paramita itu diberikan dalam forum bertema Leading Sustainability, Creating Lasting Impact yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di ASEEC Tower, Universitas Airlangga, Surabaya. Ajang tersebut diselenggarakan oleh Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga bersama Research Centre for ESG, The Hang Seng University of Hong Kong.
Penghargaan ini menjadi apresiasi atas konsistensi PGE dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke seluruh aspek operasional perusahaan.
Implementasi tersebut mencakup penguatan tata kelola, pengelolaan lingkungan, penerapan keselamatan kerja, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah kerja panas bumi sehingga operasional perusahaan berjalan andal, efisien, aman, dan selaras dengan standar ESG global.
Dalam ajang tersebut, PGE menjadi yang terbaik di antara sembilan perusahaan kandidat pada sektor infrastruktur.
Baca juga : PWN 2026 Jadi Momentum Estafet Kepemimpinan dan Legacy TDA
Capaian itu memperkuat posisi PGE sebagai perusahaan energi baru dan terbarukan yang berkomitmen mengembangkan energi panas bumi secara berkelanjutan.
Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan menjadikan ESG sebagai bagian integral dari strategi bisnis dan operasional.
“Penghargaan ESG Leadership Award ini menjadi pengakuan atas konsistensi PGE dalam menerapkan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis dan operasional perusahaan. Bagi kami, ESG bukan hanya kepatuhan, melainkan fondasi untuk menjaga keandalan operasional, memperkuat tata kelola, menciptakan nilai bagi masyarakat, serta mendukung transisi energi nasional. Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi dan praktik keberlanjutan agar PGE semakin berperan sebagai world leading geothermal producer dan geothermal center of excellence,” ujar Ahmad Yani.
ESG Leadership Award merupakan bentuk pengakuan bagi organisasi yang menunjukkan kepemimpinan dalam mendorong penerapan praktik ESG.
Penilaian dilakukan secara independen oleh peneliti dan pakar ESG dari CESGS Universitas Airlangga serta The Hang Seng University of Hong Kong melalui metodologi berbasis bukti yang menjamin proses evaluasi berlangsung transparan dan kredibel.
Baca juga : Amar Bank Raih Kinerja Positif di Kuartal I 2026 Dukung Keberlanjutan
Direktur Keuangan PGE Fransetya Hutabarat mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam membangun fundamental bisnis yang sehat melalui integrasi aspek keberlanjutan, tata kelola, dan pengelolaan risiko.
“Bagi PGE, ESG bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan, tetapi juga bagian dari cara perusahaan menjaga kualitas pertumbuhan. Penghargaan ini menunjukkan bahwa kinerja operasional, disiplin keuangan, tata kelola yang transparan, serta pengelolaan risiko yang prudent dapat berjalan selaras dengan komitmen terhadap masyarakat dan lingkungan. Pendekatan tersebut menjadi dasar penting bagi PGE untuk menjaga kepercayaan investor, memperkuat daya saing, dan menciptakan nilai jangka panjang secara berkelanjutan,” ujar Fransetya Hutabarat.
Sejalan dengan komitmen tersebut, kinerja operasional PGE juga terus menguat. Pada kuartal I 2026, perusahaan membukukan produksi listrik sebesar 1.370 gigawatt-hour (GWh), meningkat 15,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang 1.932 megawatt (MW). Dari jumlah tersebut, 727 MW dioperasikan langsung oleh PGE, sedangkan 1.205 MW dikelola melalui skema Kontrak Operasi Bersama.
Kapasitas tersebut mewakili sekitar 70 persen total kapasitas terpasang panas bumi nasional. Komitmen keberlanjutan PGE juga tercermin dari perolehan skor ESG 7,1 dari Sustainalytics pada Desember 2025, tertinggi di Indonesia.
Baca juga : AS Perkuat Ketahanan Bencana Alam Di ASEAN
Selain itu, PGE Area Kamojang meraih PROPER Emas untuk ke-15 kalinya secara berturut-turut, sedangkan PGE Area Ulubelu memperoleh PROPER Emas untuk keempat kalinya secara beruntun dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Di tingkat global, PGE juga menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Top 50 Global ESG Companies 2025.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya